Sebelumnya Sempat Tak Pede, CB150R Keluar Dengan Sangar

Berita Aktual, Berita Otomotif – Honda CB150R terbaru merupakan salah satu motor sport naked di keluarga Honda, kreativitas modivikator asal Pekanbaru ini semakin menunjukkan aura yang begitu sangat ala street fighter. Meski sebelumnya modifikator ini sempat kurang pede di kelas FFA (Free For All) di Honda Modification Contest 2019 seri Pekanbaru.

Ialah Muhamad Zainudin, kendati sempat pesimis tapi berhasil menjadi juara satu kelas FFA di HMC Pekanbaru. CB150R lansiran di tahun 2016 miliknya semakin agresif dengan rombakan yang begitu kelihatan besar di sektor kaki-kaki.

“Di dua tahun yang lalu memang masih belum rejeki di racing style, kemudian kami memberikan diri untuk mencoba menyusun konsep fihter. Dari situ saya awalnya mengikuti kelas di sport naked,” kata Zainudin di Pekanbaru, Riau.

“Namun terjadi perubahan regulasi bahwa ciri khas Honda harus ada, sedangkan pada motor ini sudah tidak ada. Akhirnya saya melakukan sharing dengan bang Saibul, yasudah disarankan mengikuti FFA karena waktunya sudah begitu mepet,” tutur Zainudin.

“Pada hati kecil begitu pesimis, karena thaun lalu di kelas FFA begitu gila-gilaan kan dicincang habis padahal pada bagian rangka (milik Zainudin) depan masih tobular belum habis total,” pungkasnya.

Beberapa sektor otomatis dirombak agar mewujudkan konsep street fighter, termasuk dengan merubah bodi yang akan digunakan untuk menyeimbangkan tampilan depan.

Utamanya dari sektor laki-laki turut fokus bidikan Zainudin. Sejumlah part standar diamputasi dan diganti dengan komponen yang membuat besutannya menjadi lebih terlihat kekar. Seperti pelek, shockbreaker depan dan belakang bawaan pabrik turut dilepas dan diganti lebih menjiawai nafas seorang petarung jalanan.

“Rangka belakang juga diruah, arm kita buat costum sendiri, tangki dan jok juga sudah menjadi satu costum seperti uni bodyy, mesin standar, suspensi dengan Upside-down, belakang Nitron, pelek Rossi hanya tromol menggunakan milik KLX,” pungkas Zainudin.

Membutuhkan waktu selama dua bulan bagi Zainudin untuk bisa mengerjakannya. Dana ubahan motor street fighter ini menghabiskan biaya sebesar Rp 30 juta.