Rahasia Dengan Hilangnya Kursi Nomor 13 dan 17 di Pesawat

Berita Aktual, Berita Lifestyle – Sadar atau tidaknya, jika diperhatikan dengan jelas ada tidak kursi nomor 13 atau 17 di dalam pesawat. Ternyata ada alasan berbau tahayul atas hilangnya ke 2 nomor tersebut.

Jika diperhatikan secara teliti, traveler akan mendapatkan sebuah fakta yang begitu mengejutkan mengenai kursi pesawat. Pada beberapa maskapai, traveler tidak bisa menemukan kursi nomor 13 atau 17. Pastinya ke 2 nomor keramat tersebut sengaja untuk dilompati.

Biasanya setelah kursi nomor 12, tetunya akan langsung di sambung dengan kursi nomor 14. Namun dari beberapa sumber, Jumat (10/05), pada beberapa negara 2 nomor tersebut (13 dan 17) dimitoskan dapat membawakan mala petaka.

Teradapat beberapa maskapai seperti Air France, Iberia, Lufthansa, sampai Ryanair sengaja untuk menghilangkan kursi baris ke-13. Salah satu sumber di Ryanair mengatakan, sebenarnya itu bukanlah keinginan dari pihak maskapai, namun lebih ke ‘tradisi’ dari pabrikan pembuat pesawat di Amerika Serikat.

“Hal tersebut hanya ‘tradisi’ pabrik dari Amerika. tidak hanya maskapai kok yang menghindari nomor 13. Terdapat beberapa hotel, hingga kapal pesiat juga tidak ada menggunakan lantai 13,” ucap sumber Ryanair yang tidak ingin disebutkan namanya itu.

Lain Ryanair, lain juga dengan Lufhansa. Maskapai terbesar di Jerman itu, selain tidak memiliki kursi nomor 13 juga tidak memiliki kursi nomor 17. Alasannya juga sama, angka 17 dipercayai dapat membawa sial.

“Pada beberapa kebudayaan, angka 13 dianggap sebagai pembawa sial. Itulah mengapa tidak ada kursi yang baris nomor 13 di Lufthansa karena kami ingin menghargai kepercayaan tersebut,” terdengar pertanyaan Lufthansa pada situs resminya.

“Sedangkan pada nomor 17 dianggap membawa sial karena ketika ditulis dalam angka Romawi (XVII), itu merupakan bentuk anagram dari VIXI yang mempunyai makna: ‘Hidupku akan Berakhir’ dalam bahasa latinnya,” sambungnya.

Pada beberapa negara seperti Italia dan Brazil, angka sialnya justru bukan 13, melainkan angka 17. Maka dari itu, sebagai maskapai internasional, Lufthansa akan melakukan pertimbangan kepercayaan budaya seperti itu.

Nah, jika di Indonesia. Ayo coba cek lagi traveler, ada tidak kursi yang bernomor 13 dan 17 di pesawat yang akan kamu tumpangi?