Seram Atau Unik? Desa Boneka Penuh Kenangan…

Berita Aktual, Berita Travel – Apa yang kamu bayangkan tentang desa? Mungkin seperti pemandangan yang asri, ladang, petani yang sedang bekerja, banyak warga yang ramah serta anak-anak yang  bebas bermain. Namun berbeda dengan desa yang ada di Jepang kali ini. Pasalnya desa tersebut dihuni oleh ratusan boneka manusia.

Usut punya usut, ternyata nama desa di Jepang ini adalah Nagoro. Desa boneka ini berada di 550 Km di barat daya Tokyo. Desa ini terlihat sangat berbeda karena penghuninya bukanlah manusia melainkan boneka seukuran manusia.

Boneka-boneka tersebut tidak hadir dengan sendirinya, melainkan dibuat oleh seorang wanita paruh baya bernama Tsukimi Ayano. Ia mulai membuat boneka untuk menghilangkan rasa sepi karena desanya tidak ada kehidupan karena ditinggal oleh penduduknya.

Seram Atau Unik? Desa Boneka Penuh Kenangan…

Semua berawal dari kepulangan Ayano dari Osaka, memutuskan untuk kembali ke desa dan menghabiskan waktu tuanya bersama teman-teman di kampung halaman. Namun, keinginan tersebut harus pupus lantaran tidak ada satupun penduduk desa yang kembali.

Untuk mengusir rasa sepi, ia mulai menjahit dan membuat boneka berbentuk manusia yang diisi dengan kertasm kain, koran, ataupun tongkat kayu. Bonekanya juga dilengkapi dengan wajah, rambut, serta ekspresi yang ceria.

Seram Atau Unik? Desa Boneka Penuh Kenangan…

Boneka yang ia buat di sebar ke penjuru desa. Ada yang di sawah, menjaga pintu perbatasan, di depan rumah, di jalanan, di halte bus, sampai di sekolah. Layaknya seorang manusia, pakaiannya juga beragam sesuai dengan suasana, seperti pernikahan, festival, sampai berpakaian santai. Terlihat sangat hidup!

Tidak hanya boneka orang dewasa saja, Ayano juga membuat boneka anak-anak untuk mengisi kelas di sekolah. Ayano membuat seolah ada anak-anak yang sedang sekolah di sana.

Seram Atau Unik? Desa Boneka Penuh Kenangan…

Sampai saat ini sudah lebih dari 450 boneka yang dibuat Ayano. Boneka inipun sekaligus menjadi teman bagi orang tua yang tinggal di desa tersebut yang jumlahnya tidak sampai 30 orang.

Seram Atau Unik? Desa Boneka Penuh Kenangan…

Kenapa desa bisa sepi? Kemana semua penduduk desa?

Dulunya desa Nagaro adalah desa yang sangat ramai dan memiliki pendududk berjumlah sekitar 300 orang. Sebagian besar penduduknya dulu berkerja di industry kehutanan dan pembangunan bendungan. Namun ketika Perang Dunia II usai, sekitar tahun 1960-an para anak muda mulai merantau ke Tokyo, di sana ekonomi dan industry sedang berkembang pada saat itu.

Karena ditinggal muda-mudinya desa akhirnya sepi dan hanya dihuni oleh orang-orang tua saja. Salah satu anak muda yang merantau kala itu adalah Ayano, dan di usia senja ia kembali ke desa. Namun saying, tak banyak yang kembali ke desa lagi.

Ayano mengaku, boneka yang ia buat semua menggambarkan kehidupan penduduk desa Nagoro. Dengan boneka-boneka itu pula, Ayano merasa tidak kesepian lagi dan menganggap mereka sebagai penduduk desa Nagoro.

Apakah kamu mau datang ke ‘desa boneka’ ini?