Senyawa pada Sabun dan Cairan Antiseptik Dihubungkan dengan Osteoporosis

Berita Aktual, Berita Kesehatan – Riset mutakhir dalam jurnal Clinical Endocrinology & Metabolism menyebut paparan senyawa triclosan tampaknya mampu meningkatkan risiko osteoporosis pada wanita. Senyawa itu umumnya kita temukan pada produk sabun mandi dan cairan antiseptik.

Peneliti Yingjun Li dari Hangzhou Medical College melihat data dari 1.848 wanita di Amerika Serikat (AS). Hasilnya ditemukan wanita dengan tingkat triclosan tinggi di urinenya berisiko mengalami osteoporosis 2,5 kali lebih besar dibandingkan wanita dengan tingkat triclosan yang rendah di urine.

Meski bagaimana mekanisme pasti triclosan bisa mengakibatkan osteoporosis belum diketahui, beberapa riset sebelumnya melihat petunjuk kemungkinan triclosan mengganggu produksi hormon reproduktif.

Pada wanita berkurangnya produksi hormon reproduktif seperti estrogen telah lama diketahui bisa memperlambat terbentuknya jaringan baru di tulang. Itulah kenapa wanita yang menopause sering disebut wajib hati-hati terhadap peningkatan risiko osteoporosis.

“Paparan triclosan bisa menjadi penyebab risiko untuk kepadatan mineral tulang yang lebih rendah dan osteoporosis,” ucap Li seperti dikutip dari Reuters.

“Fakta terlihat lebih kuat pada wanita yang sudah menopause dibandingkan wanita yang belum menopause,” lanjutnya.

Triclosan sendiri merupakan senyawa yang sering ditambahkan pada produk pembersih sebagai agen antibakteri. Pada tahun 2010, Food and Drug Administration (FDA) meringkas bahwa penggunaan triclosan cuma berkhasiat dalam pasta gigi untuk mengobati gingivitis (penyakit gusi) dan tidak memberikan khasiat kesehatan pada sabun mandi atau cairan antiseptik pembersih tangan.