Brasil mengerahkan 44 Ribu tentara untuk mengatasi kebakaran hutan di Amazon

Beritaaktual.Net-Brazil,–Pemerintah yang dipimpin oleh Jail Bolsonaro telah mengerahkan 44.000 tentara untuk mengalahkan api di paru-paru planet Bumi, Amazon. Pemadaman ini terjadi setelah Brasil menerima protes internasional yang meluas.Enam negara bagian di wilayah Amazon, Brasil, akan menerima bantuan militer untuk memerangi kebakaran. “Sekitar 44.000 tentara akan tersedia untuk operasi yang belum pernah terjadi sebelumnya,” Menteri Pertahanan Brasil Fernando Azevedo dikutip oleh agensi Beritaaktual.Net Senin (26/08).

Negara-negara termasuk, Para, Rondonia, Roraima, Tocantins, Acre dan Mato Grosso. Azavedo mengatakan bahwa misi militer pertama adalah mengerahkan 700 tentara di daerah Porto Velho, ibukota Rondonia. Dia menyatakan bahwa dia telah menggunakan dua pesawat C-130 Hercules yang mampu menuangkan 12.000 liter air ke dalam api.

 

Jumat lalu, beberapa kebakaran lagi-lagi terjadi di daerah Rondania yang luas dan menyulut asap besar. Menurut laporan di pesawat, kondisi dan visibilitas sangat rendah karena kepulan asap. Namun, ada banyak area terbakar di daerah Rondonia. Beberapa penduduk setempat mengatakan ada awan uang ringan di atas kota berpenduduk setengah juta orang yang tidak lain adalah asap dari nyala hutan hujan.

Operasi militer Brasil diberlakukan setelah kritik internasional meluas terhadap perlakuan krisis oleh pemimpin sayap kanan. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres dan Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menyatakan keprihatinan dan meminta komunitas internasional untuk

membantu. Namun, banding itu bahkan dianggap sebagai gangguan oleh Bolsonaro. Sementara Bolsonaro telah mengatakan sebelumnya bahwa Brasil tidak memiliki sumber daya untuk memadamkan api ini.

Namun, Azavedo juga mengklaim bahwa respons pemerintah sangat cepat. “Ini menunjukkan kekhawatiran pemerintah Bolsonaro tentang masalah ini,” katanya. Menteri Pertahanan Azavedo mencatat tawaran Presiden AS Donald Trump di Twitter untuk membantu Brasil melawan kobaran api. Meskipun