Bulan Oktober Tarif Tol Cipali akan Naik

Beritaaktual.net, Cirebon— PT Lintas Marga Sedaya (LMS) akan menaikkan tarif tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada bulan Oktober tahun ini. Menurut Direktur Operasional PT LMS Agung Prasetyo, penyesuaian tarif tersebut dilakukan mengikuti pergerakan inflasi.PT LMS akan melakukan penyesuaian (menaikkan) tarif sesuai inflasi pada bulan Oktober tahun ini,” kata Agung di Cirebon dikutp Beritaaktual.net Kamis (29/08/2019).

Agung mengungkapkan bahwa kenaikan tarif tersebut akan berlaku bagi semua golongan yang melintas di Tol Cipali. Kenaikan tarif tol itu berdasarkan perhitungan tarif per kilometer, di mana untuk tol Cipali tarifnya Rp 876 per km dikalikan kenaikan inflasi yang terjadi.

Dengan demikian, kenaikan tarif dihitung sehingga tarif per kilometer tidak naik berdasarkan kelas, misalnya tarif tol Cipali Rp 876 per kilometer,ujar Agung.

 

PT LMS telah mengusulkan standar layanan minimum (GPS) tiga bulan sebelum kenaikan tarif dan saat ini sedang menunggu keputusan pemerintah tentang apakah kenaikan ini akan dilakukan bersamaan dengan jalan tol, baik sebagian atau tidak. PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebelumnya menyatakan bahwa penyesuaian tarif akan berlaku untuk enam jalan tol Jasa Marga tahun ini.

Enam bagian yang akan mengalami penyesuaian tarif adalah Jalan Tol Palikanci, Jalan Tol Belmeran, Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit, Jalan Tol Surabaya-Gempol dan Jalan Tol Gempol Kejapanan, Jagorawi Jalan tol Jakarta-Tangerang.

Ketua Jasa Marga, direktur Desi Arryani, mengakui bahwa dia telah mempertimbangkan untuk mengajukan penyesuaian tarif untuk sejumlah jalan tol, tetapi jumlah yang diusulkan belum dirinci.

Dia mengungkapkan bahwa penyesuaian tarif tol merupakan elemen penting, antara lain, untuk dapat mengembalikan investasi yang diinvestasikan oleh investor.