Wakil Wali Kota Malang Buka Suara Beredar Isu Tentang Pemulangan Mahasiswa Papua

Beritaaktual.Net,Malang– Wakil Walikota Malang Sofyan, Edi Jarwoko, membantah telah merumuskan pernyataan opsi kembali untuk siswa Papua di Malang.

Edi mengatakan dia tidak pernah mengeluarkan pengembalian, yang akhirnya menjadi salah satu pemicu aksi massa di sejumlah wilayah Papua dan Papua Barat.

Tidak ada, lagi tidak ada, “ujar Edi, setelah makan siang dengan sejumlah siswa dari Papua,Jumat (23/08). Edi mengaku, memiliki bukti rekaman bahwa tidak ada istilah pemulangan yang dilontarkannya,dikutip Beritaaktual.Net

Berkenaan dengan pernyataan yang dilaporkan selama satu atau dua hari, kata wakil walikota dalam repatriasi, dia juga, saya tekankan, saya belum pernah membuat pernyataan ini. (Tidak ada deklarasi repatriasi) sesuai rekaman wawancara yang sudah beredar, “jelasnya.

Edi menuturkan, pada Rabu (14/8/2019) lalu, dirinya diwawancara sejumlah wartawan saat menghadiri sebuah acara di Hotel Atria.

Edi diwawancara terkait bentrok antara warga dan mahasiswa asal Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di perempatan Rajabali, Kayutangan, Kota Malang.Edi membantah telah melontarkan opsi pemulangan terhadap mahasiswa asal Papua akibat bentrokan tersebut.

Jadi saya mengadakan kegiatan di Hotel Atria untuk menyelenggarakan acara yang menyediakan informasi tentang tautan ke UMKM digital. Jadi saya diundang sebagai wakil walikota kota. “Jika tautan ke wawancara persis dengan rekaman,” katanya.

Sebelumnya, aksi massa terjadi di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat,dan para provokasi datang ke berbagai kota untuk membuat semakin memanaskan suasana yang ada.