Adanya Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Membuat Masyarakat Keberatan Untuk Membayar

Beritaaktual.net,Jakarta– Diketahui beberapa belakangan ini bahwa harga iuran untuk BPJS kesehatan ada nya kenaikan yang membuat masyarakat keberatan untuk menerima kenaikan tersebut,sehingga para masyarakat membuat para berkumpul untuk merundingkan tentang kenaikan iuran tersebut ke kantor BPJS terdekat.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) akan merilis peraturan presiden (perpres) kenaikan iuran BPJS Kesehatan . Rencananya, kenaikan iuran yang diatur dalam perpres tersebut akan mengacu pada usulan kenaikan yang sebelumnya yang disampikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Komisi XI DPR ,Kamis (05/09).

http://www.beritaaktual.net

Hal ini dilakukan untuk segera menutupi defisit anggaran BPJS Kesehatan itu sendiri. Namun, apakah ini akan menjadi solusi bagi defisit anggaran kesehatan di negara ini dan membaiknya pelayanan kesehatan?

Sungguh kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut akan sangat memberatkan bagi seluruh elemen masyarakat. Mengingat kenaikan iuran BPJS Kesehatan sangat tinggi yaitu naik menjadi 2 kali lipat dari harga sebelumnya. Pun hal ini akan kembali membuat rakyat menjerit.

Namun apalah daya, inilah bukti kesalahan Pemerintah negara terhadap rakyatnya. Dimana pelayanan kesehatan seharusnya menjadi tanggung jawab negara terhadap rakyat yang harus dipenuhi, namun justru diserahkan kepada pihak swasta yang mana dasarnya adalah selalu beritung untung/rugi terhadap rakyat.

Oleh sebab itu, Sebagian Kota harus segera memenuhi kewajibannya, yaitu menyediakan layanan kesehatan murah non gratis bagi rakyatnya dengan memanfaatkan sumber daya alam yang amat melimpah di negeri zamrud khatulistiwa ini. Sebagaimana yang telah diajarkan oleh Indonesia pada masa kejayaannya silam. Dimana Indonesia tak hanya menyediakan layanan kesehatan gratis bagi rakyatnya, tetapi juga menyediakan dosen-dosen lulusan kedokteran handal dan berkualitas.