Baru Saja Dilantik Jadi Anggota DPRD NTT, Langsung Di Tangkap karena Kasus Korupsi

Beritaaktual.Net,NTT— Anggota DPRK 2014-2019 dari partai PKPI, yang mewakili Jefri Un Banunaek, segera ditangkap. Jefri secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi terkait dengan pengembangan jalur cabang di desa Mnela Lete, Distrik Amanuban Barat, Kabupaten TTS pada tahun 2015. Tindakannya merugikan negara 756 juta rupe.Tim penyidik Kejaksaan Negeri TTS bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati NTT) menjemput Jefri usai mengikuti upacara pelantikan DPRD NTT di ruang utama kantor DPRD NTT, Rabu (04/09).

Setelah pemeriksaan intensif sekitar lima jam di Aula Pidsus Nusa Tenggara Timur, Jefri secara resmi ditangkap. Dia dikawal oleh mobil jaksa ke pusat penahanan TTS.Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim mengatakan, Jefri ditangkap karena tiga kali mangkir dari panggilan jaksa.

Dia absen tiga kali karena alasan yang tidak jelas, hanya melalui WhatsApp. Tiga rekannya telah ditangkap, selama dia tidak, “kata Abdul.

http://www.beritaaktual.net

Saat penangkapan, jaksa mengantongi surat perintah penangkapan. Surat itu diperlihatkan ke tersangka sebelum digiring ke kantor Kejati NTT.

Kami menunjukkan surat perintah penangkapan dan reaksinya tenang. “Kami memiliki hati nurani, menghormatinya sebagai figur publik, sehingga proses penangkapan juga normal, tanpa menunjukkan kepada orang-orang bahwa ia ditangkap,” katanya.

Sementara pengacara Jefri Un Banunaek, Nofan Manafe, mengatakan bahwa sebelum ditahan, kliennya telah diwawancarai dua kali oleh penyidik. Dia juga menyatakan bahwa kliennya telah ditangkap tanpa surat perintah dari jaksa.

Meski demikian, Novan menghargai proses hukum dan siap menghadapi persidangan.

“Klien saya selama ini kooperatif, kita minta tunda pemeriksaan pun pakai surat resmi, jadi bukan mangkir. Tidak ada upaya praperadilan, kita siap membuktikan di persidangan,” katanya.