Ini 3 Fakta Stroke yang Perlu Diketahui

Berita Aktual, Berita Kesehatan – Hari Stroke Sedunia Stroke terjadi ketika darah menuju otak terputus. Sel otak menjadi kekurangan Oksigen dan meninggal Ini 3 Fakta Stroke yang Perlu Diketahui.

Dalam rangka memeringati Hari Stroke Sedunia yang jatuh pada 29 Oktober, maka penting sekali untuk mengetahui seputar penyebab, gejala, risiko, hingga pencegahan stroke.

Baca Juga : Berani Masuk ke Rumah Hantu Ini? Hadiah Rp 280 Juta Menanti Kamu

Ditemui dalam acara jelang peringatan Hari Stroke beberpa waktu lalu di RS Pusat Otak Nasional (PON) Jakarta, dr. Mursyid Bustami, Sp.S (K), Direktur Utama RS PON, mengungkapkan kepada Beritaaktual.net beberapa fakta seputar penyakit stroke yang perlu diketahui.

3 Penyakit stroke

  1. Penyebabnya Terkena Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah menuju otak terputus. Sel-sel dalam otak menjadi kekurangan oksigen dan mulai mati. Ketika hal ini terjadi, kemampuan yang biasanya dikendalikan oleh sel-sel otak akan kehilangan fungsi mereka. Terdapat dua penyebab utama stroke, pertama Iskemik, penyumbatan aliran darah di otak (penyebab sekitar 80 persen yang terjadi). Kedua, Hemoragik yaitu kebocoran atau pecahnya pembuluh darah di otak.

  1. Faktor Resiko Terkena Stroke

Terdapat tiga faktor berisiko yang memengaruhi stroke. Yaitu gaya hidup, yang menunjukkan kelebihan berat badan dan tidak aktif bergerak, perokok, dan peminum alkohol berat. Sementara dari sisi medis, tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, dan riwayat penyakit kardiovaskular.

  1. Inilah Tanda-tanda Terkena Stroke

Bertindak FAST sangat diperlukan ketika menduga seseorang terserang strokem (Face, Arms, Speech, Time). Apakah wajahnya kebas atau mati rasa atau turun satu sisi, lalu apakah lengan terasa mati atau lemah, apakah bicara gagap atau tidak jelas. Dan apabila mengalami satu dari beberapa tanda di atas segera panggil ambulans.

Penanganan stroke sesegera mungkin dapat meminimalisir dampak panjang dari stroke dan membantu mengurangi risiko seseorang meninggal akibat stroke. Terkhusus untuk stroke iskemik, penangannya hanya efektif dalam waktu 4,5 jam setelah muncul gejala. Hasil paling optimal adalah ketika pasien mendapatkan pengobatan dalam 60 menit  setelah timbulnya gejala stroke. Hal ini dikenal dengan istilah golden hour.

Baca Selanjutnya : Pemprov DKI Anggarkan Rp 82 Miliar untuk Beli Lem Aibon