Sekitar 4.063 Situs Online Yang Menjual Obat Tak Sesuai Aturan

Berita Aktual, Berita Nasional –  Saat ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah berhasil menjaring 4.063 situs yang menjual obat obatan yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku. Sebagian besar obat tersebut ditemukan di marketplace atau situs belanja online atau yang biasa di sebut lapak daring.

 

“Dari tahun 2018 sampai tahun 2019 sudah sekitar satu tahun, kurang lebih sudah ada 4.063 situs, yang kedapatan menjual obat obatan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini baru hanya obat obatan saja, belum lagi yang lainnya. Sekitar 3.580an situs yang kami temukan di marketplace,” kata Kepala BPOM Bpk. Penny Lukito di Gedung BPOM, pada hari Kamis (17/10/2019).

 

Temuan ini tentu saja adalah hasil dari pengawasan tim patroli cyber BPOM yang dibentuk pada tahun 2018. Semua hasil temuan yang kami dapat tersebut sudah dilaporkan ke Kemkominfo dan sekitar 70 persen dari laporan kami sudah diturunkan.

Baca juga : 7 Bahaya Minuman bersoda bagi Kesehatan Hindari Konsumsi Berlebihan

Berdasarkan hal itu, Bpk. Penny Lukito  menegaskan bahwa upaya preventif dan pengawasan yang dilakukan seharusnya sudah ditekankan sejak awal keluarnya produk. Hal tersebut bisa dilakukan bila para pengelola marketplace juga ikut melakukan pengawasan bersama dengan BPOM.

 

Pengawasan juga perlu dilakukan karena media internet kini sudah banyak sekali digunakan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab untuk transaksi jual beli produk ilegal yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.

 

“Kalau preventifnya di awal akan jauh lebih intensif lagi. Sebelum masuk marketplace seharusnya para pemilik marketplace yang akan menyeleksi dengan mekanisme masing-masing, karena sistem kerja setiap marketplace yang berbeda beda. Tapi tadi kami sudah berkomitmen,” ujar Penny