Sangat Tak Terduga Inilah Hasil Rontgen Paru-Paru Penguna Vape

Berita Aktual, Berita Kesehatan – Jakarta -Akhir –akhir ini banyak yang Pro dan kontra terhadap Vape.pakar kesehatan dan pengguna saling mengeluarkan pendapat Masing-masing.

Sangat Tak Terduga Inilah Hasil Rontgen Paru-Paru Penguna Vape

Ketua Umum Persatuan Dokter Paru Indonesia (KUPDPI) Dr Agus Dwi Susanto Menanggapi aksi ramai-ramai penguna Rokok Elektrik (VAPE) yang menunjukan foto rontgen paru-paru mereka yang di klaim bersih dan sehat. Namun hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes para perokokelektrik atau vape karena adanya isu mengenai larangan penguna rokok elektrik atau VAPE di Indonesia oleh pemerintah.

Baca Juga : Inilah 5 Manfaat Kuaci Yang Jarang Diketahui Orang Banyak

Saya Cuma bisa bilang selamat. Selamat paru-paru anda masih sehat ujar Dr Agus di Rumah  Sakit PDPI JakartaTimur pada hari Selaasa (26/11/2019)

Untuk Anda para perokok Vape beruntung jika hingga saat ini kualitas paru-paru mereka masih baik dan bersih, Hanya saja ia tidak bisa menjamin fungsi organ Vital tersebut masih sama baiknya pada beberapa tahun ke depan.

Resiko Terkena PPOL Yang Tinggi

Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau (PPOK) merupakan salah satu penyakit yang sangat fatal bagi organ tubuh manusia dan penyakit tersebut sangat lah susah di sembuhkan dan jarang sekali orang yang terkena Penyakit Paru Obstrustif untuk sehat kembali seperti semula dan penyakit tersebut berawal dari merokok dan rokok tersebut mengandung Zat kimia yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau (PPOK)Penyakit tersebut biasanya gampang menyerang kepada orang yang aktif merokok selama 20 Tahun Atau Lebih. Apakah Roko Elektrik juga dapat menyebabkan Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau (PPOK).

Dr Agus mengungkapkan meski belum ada data pasti namun kandungan pada Rokok Elektrik terbukti dapat megiritasi Paru-Paru. Kalau Rokok konvensional atau rokok tembakau sudah di pakai sejak lama. Penelitian juga membuktikan perokok elektrik atau Vape juga dapat menyebabkan Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOOK) dan peneliti juga sudah membandingkan energi orang yang mengunakan Vape dan orang yang perokok aktiv alhasil sama sama berbahaya di karenakan Vape menggunakan Liquid Cairan dan cairan tersebutlah yang akan berkumpul di paru-paru tersebut.

Berdasarkan data BOLD (The Burden Of Obstructive Disease) diperkirakan dad 384 juta kasus penyakit Paru Obstruktif Kronis  (PPOK) di tahun 2010 laku dan di Indonesia sendiri jumlah pasien PPOK menurut data  Rikesdas di tahun 2013 terdapat 9.2 jiwa.

Bukan hanya pengidapnya yang semkin tinggi tetapi biaya yang diakibatnyakan oleh PPOK juga terbilang sangat mahal.

Baca Juga : Peneliti Menemukan Bahwa Pria Ereksi Lebih Lama Jika Menjalani Diet Vegan