Seorang Pemuda Asal Palembang Nekat Menganiaya Wanita Kenalannya Usai Berhubungan Intim.

Berita Aktual, Berita Nasional – Tersangka berusia 20 tahun yang berisinial SDC nekat berusaha menghabisi nyawa seorang wanita yang di kenalnya seusai melakukan hubungan intim di sebuah kamar kost.

Warga sekitar yang mendengar teriakan si wanita pun langsung bergegas menuju ke rumah korban. Takut tertangkap dan diadili oleh warga tersangkapun berusaha melarikan diri dalam keadaan telanjang bulat.

Awalnya kejadian ini bermula pada pertemuan mereka di media sosial, setelah melakukan perbincangan di media sosial mereka berdua sepakat untuk bertemu dan melakukan hubungan suami istri yang akan di lakukan di kediaman kos sang korban.

Setelah berhubungan intim sang korban pun menagih sejumlah uang untuk jasa pelayanannya itu, tentu saja hal ini membuat pelaku merasa sangat kesal.

Berlandaskan kekesalan yang memuncak, sang pelaku pun nekat menganiaya sang korban dengan sebuah pisau yang sudah di persiapkan dari rumah sang pelaku.

Korban yang sudah mengalami beberapa luka sayatan di bagian alis, leher, jari tengah, paha, dan memar di bagian kepala pun berteriak meminta tolong.

Mendengar teriakan dari sang korban, pelaku pun panik dan memutuskan untuk segera meninggalkan korban yang sudah bersimbah dengan darah segar.

Pelaku yang saat ini sudah berhasil tertangkap oleh pihak yang berwajib pun terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi, sementara korban yang sudah bersimbah darah pun di larikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan bantuan medis.

Pelakupun mencurahkan kekesalanya kepada pihak yang berwajib bahwasanya aksi nekatnya ini di picu oleh kekesalannya kepada korban karena berusaha meminta sejumlah uang yang seharusnya tidak ada dalam perjanjian mereka sebelum melakukan hubungan intim.

Pihak kepolisian pun dengan mudah  menangkap pelaku yang berhasil di ringkus di kediamannya di daerah Komplek Griya Damai Indah, Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang kelapa, Banyuasin, pada hari kamis kemarin.

polisi yang berada di TKP pun tidak perlu waktu yang lama untuk menangkap pelaku. Berkat identitas yang di tinggalkan pelaku di kediaman kost korban, pelaku dengan mudah di jemput oleh pihak yang berwajib.

Kini pelaku yang berada dalam sel tahanan sementara pun terancam hukuman pidana selama 5 tahun sesuai dengan peraturan Pasal 351 ayat (2) KUHP.