Papua Diminta Hitung Ulang RS untuk Pasien Corona

Berita Aktual, Berita Nasional – Kementerian Dalam Negeri meminta Pemerintah Provinsi Papua untuk menghitung ulang rumah sakit yang diperlukan untuk ruang isolasi pasien yang terinfeksi corona di wilayah itu.

Papua Diminta Hitung Ulang RS untuk Pasien Corona

Direktur Manajemen penanggulangan bencana dan kebakaran kementrian dalam negri safrizal menuturkan pemerintah daerah perlu menghitung untuk ruang isolasi yang dibutuhkan terkait penangan corona.

Pemda juga perlu perhitungan berapa rumah sakit untuk isolasi yang perlu dilakukan kalau saat ini minim maka perlu penambahan dan ini harus segera ambil tindakan sambil hitung APD (Alat Pelindung Diri) bagi petugas kesehatan saat jumpa pers di gedung BNBP, Tak hanya itu safrizal mengatakan pemda harus melakukan koordinasi dengan jajaran dibawahnya untuk melakukan tindakan pencegahan penyebaran corona.

Sebelum keterbatasan fasilitas macam APD mencuat seperti yang dialami Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Kombes Agustinus Mulyanto hardi mengatakan pihaknya hanya memiliki delapan baju APD dari dinas kesehatan.

Baru delapan baju APD perhitungan untuk satu pasien selama karantina selama empat belas hari sanagt butuh 126 baju APD hingga saat ini RS Bhayangkara belum mengangani pasien positif corona namun jika kedapatan pasien positif corona. Namun jika kedapatan pasien karena keterbatasan fasilitas RS rencana menangani pasien melalui jarak jauh.

Disis lain safrizal menuturkan pihaknya mendorong penerapan social distancing untuk menekan penyebaran Covid-19 atau penyakit virus corona di papua safrizal berpendapat sosialisasi terkait pencegahan corona di papua harus diterapkan dengan cara-cara khusus.

Bagi papua yang terus terang secara informasi masih kurang juga letaknya berjauhan in ipenting dikembangkan sistem informasi sendiri seluruh masyarakat harus tahu upaya pencegahan corona tidak hanya dari media tapi melalui sosialisasi khas papua.

Diketahui jumlah pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) disebut bertambah menjadi 686 orang dari jumlah korban itu mencapai 55orang denfan jumlah yang sembuh 30 orang.