Pemko Medan Resmi Terapkan Sistem Cluster Isolation COVID-19

Berita Aktual, Berita Nasional – Akhyar Nasution selaku Plt Wali Kota Medan telah menandatangani Perwal Kota Medan perihal Karantina Penanganan COVID-19. Perwal tersebut menerapkan peraturan system cluster isolation dan di berlakukan tanggal 1 Mei 2020 sebagai hukum positif di kota Medan.

http://www.beritaaktual.net/

Saat rapat di Gedung PKK, ia menjelaskan bahwa Perwal efektif di operasionalkan pada esok hari tepatnya 1 Mei 2020. Perwal akan di putuskan dan ditandatangani pada hari ini, serta langsung di edarkan pada lembaran daerah. Juga sudah menjadi hukum positif di kota Medan. Ia juga menambahkan bahwa poin penting dari Perwal cluster isolation ini adalah adanya keharusan bagi setiap orang untuk melaksanakan karantina rumah.

Langkah pertama yang akan dilakukan adalah pembatasan pergerakan orang dan wajib menggunakan masker dimana pun berada. Untuk karantina dirumah adalah klasifikasi orang dari Pelaku Perjalanan (PP), Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ringan.

Bagi warga yang melaksanakan karantina dirumah akan diberikan bantuan pangan dari pemko. ia menegaskan kepada warga yang di karantina untuk tidak di perbolehkan keluar atau di jenguk selama dua kali masa inkubasi (28 hari). Bagi warga yang dikarantina, nantinya akan di berikan hak hidupnya yang standard dan layak seusuai kemampuan yang ada. Dan juga akan dijaga oleh petugas.

Langkah kedua adalah seluruh warga Kota Medan diwajibkan menggunakan masker. Gugus Tugas akan meminta bantuan  Pemko Medan untuk menyalurkan 3000 ribu masker di setiap kelurahan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memakai masker.

Bila ada pelanggaran akan diberikan sanksi kepada warga melanggar Perwal Cluseter Isolation, sanksi tersebut bisa menjadi sanksi pidana. Sanksi tersebut dibagi menjadi dua jensi ,yaitu sanksi pelanggaran Perwal yang bersifat administrative dan sanksi yang di tangani pihak polisi.

Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan selama ini tugas kami hanya mengimbau dan mengajak masyarakat kota Medan. Namun setelah adanya peresmian Perwal ini, membuat adanya ikatan atau hubungannya antara kita. Baik Satpol PP, Kapolres, dan Dandim serta semau petugas yang bersangkutan segera mengambil langkah langkah yang baik.