Survei Membuktikan 92,8 Persen Masyarakat Indonesia Mendukung Karantina Wilayah Masing-Masing

Berita Nasional – Tidak sedikit masyarakat yang mendukung karantina Wilayah dilakukan oleh pemerintah sebagai kebijakan turunan dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB yang telah di terapkan pemertintah pusat untuk penanganan Covid-19.

Hal itu tertuang pada hasil survei Studi Covid-19 ketiga yang dilakukan Tim Panel Sosial Universitas Indonesia, Mayoritas merespon pada survei yang di laksanakan pa tanggal 29-31 Maret lalu ini menyatakan bahwa karantina wilyah perlu dilakukan.

Hasil survei menyatakan sebanyak 92,8 persen responden survei setuju untuk melakukan wilayah yang meliput pembatasan keluar dan masuk suatu wilayah sebagai tambahan kebijakan sebelumnya, Kata peneliti falkutas Psikolog UI Pelupessy dalam keterangan tertulis.

Kebijakan ang di maksud yaitu jarak perlindungan diri dan diam di rumah, Meski demikian responden berharap agar pemerintah dapat melakukan karantina wilayah sebagi berbagai bentuk totalitas untuk meredam penyebaran Virus Corona.

Seperti di ketahui kebijakan PSBB mulai diberlakukan pertama kali di Wilayah DKI Jakarta pada 10 April lalu setelah itu sejumlah daerah laim n muncul menyusul memberlakukan kebijakan ini, Dukungan publik yang tinggi terkait karantina wilayah dapat menjadi salah satu pilihan progresif untuk mengatasi Covid-19 saatnya sekarang pemerintah dan pemerintah daerah dapat mengam bil keputusan yang cepat dan tepat untuk mempercepat pemutusan rantai Covid-19.

Dicky menambahkan sebanyak 44,8 persen responden menyatakan cakupan karantina wilayah perlu sampai tinggkat kota atau kabupaten, Sedangakan 29,8 persen menyatakan cakupan karantina wilayah perlu di tingkat provinsi.

Untuk diketahui, Survei dilakukan terhadap 4.823 responden 47,3 persen responden menilai anjuran pemerintah untuk berdiam diri dirumah paling efektif untuk mencegah penularan Covid-19 dibandingkan aturan menjaga jarak dan perlindungan diri.

Namun disisi lain karena adanya desakan ekonomi kuat, Membuat masyarakat harus terpaksa keluar rumah, Sesuai dengan hasil survei juga sebanyak39,1 persen responden menyakini bahwa kebijakan yang regas dari pemerintah dianggap bisa menekan laju penyebaran Covid-19.

Masyarakat melihat pentingnya penegak dan pendisiplinan mengikuti kebijakan, Oleh karena itu ia menambahkan, Pemerintah pusat maupun pemerintah aerah juga perlu menjamin kesejahteraan masyarakat lewat dukungan terhadap logistik dan finansial selama karantina wilayah dilaksanakan.