Pulang Ujian Sekolah 2 Pelajar SMA di Jambi Tewas dalam Kecelakaan Tunggal

Berita Nasional – Dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia dengan mengenaskan dalam kecelakaan tunggal di kawasan Kasang tepatnya di Jalan Dokter Setia Budi, sekitar pukul 15.30 WIB Senin (8/6) sore.

Pulang Ujian Sekolah 2 Pelajar SMA di Jambi Tewas dalam Kecelakaan Tunggal

Kedua korban yang diketahui masih berstatus pelajar tersebut yakni berinisial AA (16) dan AR (16) Keduanya merupakan warga Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

Dari informasi yang diterima, kedua pelajar SMA tersebut baru saja pulang dari sekolah usai mengikuti ujian Namun naas mereka harus merenggang nyawa usai mengalami kecelakaan tunggal tersebut.

Menurut keterangan Andi, salah satu saksi mata di TKP, korban mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi, kemudian hilang kendali dan langsung menabrak median jalan.

Kedua korban meninggal di tempat awalnya motor yang dikendarai oleng dan terjatuh usai menabrak median jalan, Luka kedua korban sangat parah dan kepalanya mengeluarkan darah kata Andi, Senin (8/6).

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polresta Jambi, Ipda Bagus Oka mengatakan, kecelakaan bermula saat motor Suzuki Spin yang dikendarai melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Rumah Sakit Budi Graha.

Pulang Ujian Sekolah 2 Pelajar SMA di Jambi Tewas dalam Kecelakaan Tunggal

Saat melintas di lokasi kejadian motor kehilangan kendali lalu terjatuh korban terpelanting dan membentur pot bunga yang berada di median jalan sehingga membuat kepala korban pecah dan tewas di tempat.

Pengendara motor kehilangan kendali dan langsung menabrak median jalan dan korban tewas di tempat. Sementara rekannya yang dibonceng juga mengalami hal serupa, terbentur aspal dan tewas di TKP ungkapnya, Rabu (8/6).

Selain itu, Agus juga mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan olah TKP dan tengah meminta keterangan sejumlah saksi mata insiden tersebut, serta mencari informasi dari rekaman CCTV di sekitar TKP.

Kasus ini masih diselidiki, kita juga sudah olah TKP, dan kejadian ini masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.