7 Destinasi Chinatown Populer & bersejarah di Indonesia

Berita Aktual, Berita Travel – Hampir di setiap negara atau kota di dunia pasti memiliki Chinatown. Chinatown atau yang akrab disebut sebagai kawasan Pecinan adalah sebuah wilayah kota yang mayoritas penduduknya terdiri dari keturunan Tionghoa di luar negara Cina, Hong Kong, Macau, atau Taiwan. Biasanya kawasan Pecinan berada di tengah kota.

Di beberapa kota besar di Indonesia sendiri juga terdapat Chinatown yang sarat dengan sejarah budaya komunitas warga keturunan Tionghoa. Bagi kamu yang ingin menikmati suasana dan belajar kebudayaan Tionghoa di kawasan Chinatown di Indonesia, ini dia daftar kawasan Chinatown terbaikyang paling wajib kamu kunjungi karena keunikannya serta nilai sejarahnya!

  1. Chinatown Jakarta – Kawasan Glodok

Jakarta sebagai ibukota negara Indonesia memiliki penduduk yang sangat beragam. Ragamnya jenis penduduk ini termasuk komunitas warga keturunan Tionghoa dan komunitas tersebut membentuk sebuah kawasan mukim khas pecinan yang terkenal Kawasan Pecinan atau Chinatown di Jakarta, tepatnya di Glodok. Walau sudah berusia ratusan tahun dan bangunan-bangunan modern dibangun di sekitar kawasan tersebut, Glodok masih bertahan dengan ciri khasnya.

Di Glodok kamu bisa menemukan banyak peninggalan sejarah, toko legendaris yang menjual pakaian, elektronik, hingga makanan yang berdiri sejak tahun 1990-an.

  1. Chinatown Semarang – Kawasan Kauman

Tak hanya di Jakarta, Kota Semarang juga identik dengan Chinatown-nya yang meriah dan menarik untuk dikunjungi di kawasan Kauman. Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Chinatown di Semarang ini adalah saat perayaan Imlek. Kenapa? Karena ada acara yang rutin diselenggarakan setiap tahun yaitu pasar malam Semawis. Di pasar ini kamu akan banyak menemukan ornamen khas Imlek, pertunjukan meriah, serta yang paling penting adalah kuliner khas pecinaan membuatnya jadi salah satu kawasan pecinan di Indonesia yang tak pernah sepi.

  1. Chinatown Surabaya – Kawasan Kya Kya

Wilayah pecinaan di Surabaya terkenal dengan nama Kya Kya dan merupakan salah satu kawasan Chinatown di Indonesia yang terpopuler. Di sini kamu bisa menemukan Rumah Abu Keluarga Han yang menjadi cagar budaya.

Tak hanya itu, kamu juga bisa berkunjung ke klenteng Hok An King yang merupakan satu-satunya klenteng Dewa Makco di Surabaya. Kamu bisa menikmati pagelaran budaya di Kya Kya, makanan khas pecinan lalu mencicipi kuliner khas Surabaya.

Pagelaran budaya yang ditampilkan di kawasan pecinan ini tak melulu kebudayaan Tionghoa. Di sini kamu juga bisa menonton pagelaran kebudayaan khas Indonesia seperti musik keroncong. Menarik, bukan?

  1. Chinatown Medan – Kawasan Asia Mega Emas

Siapa bilang Chinatown cuma ada di Pulau Jawa? Di Pulau Sumatra terdapat pula kawasan pecinan yang terkenal. Berlokasi di Medan, kamu bisa mengunjungi kawasan Asia Mega Emas. Kalau Medan sendiri sudah terkenal dengan makanannya yang enak-enak, bisa bayangkan dong bagaimana wisata kuliner di kawasan pecinan di Indonesia satu ini? Sudah pasti akan membuat kamu balik lagi ke tempat ini.

Kalau kamu berniat mengunjungi daerah ini, direkomendasikan untuk pergi di waktu sore atau malam hari. Pada saat itu semua toko dan kios riuh dengan para pengunjungnya. Chinatown di Indonesia satu ini sangat cocok bagi kamu pecinta kuliner, khususnya kuliner khas pecinan.

  1. Chinatown Batam – Kawasan Bukit Nagoya

Destinasi wisata Chinatown di Indonesia selanjutnya bisa kamu temukan di Pulau Batam. Kawasan pecinan di Batam ini populer dengan nama Bukit Nagoya dan merupakan sentralisasi komunitas Tionghoa yang menawarkan banyak jejak arsitektur tua bersejarah.

Mengunjungi wisata pecinan di Indonesai satu ini, kamu bisa melihat bangunan-bangunan tua peninggalan sejarah berdiri berdampingan dengan bangunan modern terutama pusat perbelanjaan. Di daerah ini juga bisa ditemukan kuil-kuil yang masih digunakan untuk beribadah hingga saat ini.

Supaya kamu tidak kelelahan menjelajahi kawasan Chinatown Bukit Nagoya, sangat disarankan untuk memesan hotel yang terletak tak jauh dari kawasan ini. Cek Traveloka dan pesan hotel kamu supaya bisa mendapatkan penawaran-penawaran terbaiknya.

  1. Chinatown Kalimantan – Singkawang

Di Pulau Kalimantan, kawasan Singkawang memiliki komunitas Tionghoa terbesar di Indonesia. Bisa bayangkan betapa mewah dan meriahnya Chinatown di Indonesia yang satu ini. Gaya hidup, budaya, dan arsitektur pecinaan bisa dengan mudahnya kamu temui di kota ini.

Apalagi saat perayaan besar seperti perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang menjadi puncak wisata untuk kota ini. Di setiap perayaan Imlek dan Cap Go Meh, Singkawang memiliki pawai besar, berbagai macam acara, dekorasi, dan pertunjukan. Kalau kamu berencana mengunjungi tempat ini, pastikan memilih lokasi hotel yang tepat supaya kamu bisa menikmati apa yang ditawarkan kota ini secara maksimal.

  1. Chinatown Solo – Kawasan Sudiroprajam

Kawasan pecinan di Indonesia terakhir dalam daftar ini berada di kota Solo. Daerah Sudiroprajan menjadi bukti keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Budaya Jawa dan Budaya Tionghoa bercampur dalam simbol, arsitektur, dan adat istiadat. Jelang masa Imlek, kamu akan melihat kemeriahan di Chinatown di Indonesia satu ini dimana lampion merah menghiasi sepanjang gang pemukiman penduduk kawasan Sudiroprajan.

Kerukunan antar etnis di Sudiroprajan ini melahirkan acara kebudayaan bernama Grebeg Sudiro. Semenjak diselenggarakan di tahun 2007, acara ini menjadi agenda rutin yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Kamu bisa melihat arak-arakan barongsai, lampion, dan gunungan kue keranjang.  Menarik, bukan?