Anies Diminta Datang Oleh Para Warga Pulau Pari Untuk Menyelesaikan Konflik Lahan

Beritaaktual.NetWarga meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan datang langsung ke Pulau Pari dengan tujuan membantu mengatasi konflik lahan.

Hal ini diungkapkan oleh koordinator koalisi Pulau Save Pari, Buyung, yang berunjuk rasa di Balai Kota Jakarta, membawa sejumlah spanduk permintaan dan perahu miniatur bertuliskan #savepulaupari.

Buyung mengatakan, warga sudah berkonflik lahan dengan perusahaan sejak 1982, bermula dari warga yang sudah puluhan tahun tinggal di Pulau Pari, yang tak punya sertifikat.

Buyung mengatakan, pada 1992, kelurahan meminta sertifikat tanah untuk warga, yang menurut kelurahan akan diputihkan.

Sementara itu, disebutkan belasan Sertifikat Hak Milik (SHM) di Pulau Pari sudah dimiliki atas nama perusahaan.

Buyung mengklaim, dalam laporan akhir hasil pemeriksaan (LAHP) Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Jakarta Raya Nomor 0314 / LM / IV / 2017 Jakarta tanggal 9 April 2017, disebutkan 62 SHM dan 14 Hak Guna Bangunan. Sertifikat (SHGB) dari perusahaan di Pulau Pari sebagai praktik administrasi mal. (Antara).