Honda City Hybrid RS debut di Malaysia!

Berita Otomotif – Walaupun pasar otomotif sudah tersaturasi oleh dominasi SUV dan Crossover, Honda masih percaya terhadap produk andalan di segmen compact sedan mereka yaitu Honda City. Tidak lama ini, Honda Malaysia baru saja merilis Honda City generasi ke-7 dengan kode GN dimana mobil ini mendebutkan teknologi hybrid terbaru dari Honda. Jadi teknologi apa yang membuat Honda City generasi ke-7 ini sangat special? Mari kita bahas bersama.

Sebelum lanjut perlu diketahui bahwa kita sudah membahas mengenai detail eksterior dan interior Honda City generasi ke-7, jadi sekadang kita akan focus membahas mengenai teknologi terbaru yang hadir dalam mobil ini. Oke sekarang yuk kita bahas soal teknologi terbaru dari Honda yakni e:HEV Hybrid yang debut pada generasi ke-7 Honda City. Honda City varian RS akan menggunakan teknologi hybrid ini dan menjadikannya varian termahal dengan kelengkapan fitur yang melimpah untuk sedan di kelasnya. Honda City RS e:HEV akan debut secara global di Malaysia menjadikannya negara pertama dimana Honda City ditawarkan dengan sistem i-MMD hybrid milik Honda.

Mesin yang akan digunakan untuk Honda City hybrid ini berkapasitas 1.500 cc Atkinson Cycle DOHC i-VTEC yang menghasilkan 96 hp dan torsi sebesar 127 nm. Eits, tapi mesin ini tugasnya bukan untuk menjalankan mobilnya, melainkan ia bertugas sebagai generator dengan bantuan motor listrik. Deja vu? Yap , sistemnya mirip e-Power milik Nissan. Nah, yang bertugas untuk menjalankan mobilnya adalah motor listrik kedua dimana ia menghasilkan 106 hp dan torsi sebesar 253 nm. Tenaga dan torsi tersebut disalurkan melalui transmisi e-CVT kepada kedua roda depan.

MMD memiliki singkatan (Multi-Mode Drive) dan sistem ini memiliki tiga mode berkendara. Disaat mobilnya baru menyala, sistem secara otomatis akan menaruhnya dalam mode elektrik. Saat berkendara kalian bisa mendengar mesinnya menyala dan mati beberapa kali, disitulah ia melakukan tugasnya yaitu mengisi baterai 1.3kWh-nya yang menjadi penyuplai daya motor listrik mobil. Saat kalian akselerasi penuh, mobil akan masuk kedalam mode Hybrid Drive. Motor listrik kedua masih menjadi penggerak utama mobilnya, tapi sekarang mesin bensin akan membantu memberikan energi tambahan.

Mesin bensinnya akan revving lebih tinggi dimana secara bersamaan dia memberikan lebih banyak charge kepada baterainya. Mesin bensin akan menggerakan mobil secara penuh saat kalian berjalan dengan kencang. Karena semua torsi sebesar 253 nm sudah ada sejak 0 rpm, akselerasi Honda City RS ini bisa dibilang cukup kencang. Honda Malaysia menyatakan bahwa mobil ini memiliki lebih banyak torsi ketimbang Toyota Camry, sedan midsize dengan mesin 2.500 cc. Tapi fokus mobil ini bukanlah kecepatan dan akselerasi, fokusnya adalah keiritan bahan bakar.Angka konsumsi bahan bakar dari Honda menunjukkan 26,5 km/liter atau 3,77 liter per 100 km, yang membuatnya cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Sayangnya Honda City RS e:HEV ini belum ada rencana dimasukan ke Indonesia. Dengan pandemi COVID-19 dan keadaan ekonomi yang kurang bagus, membeli mobil hybrid yang harganya lumayan membuat orang berpikir dua kali, apalagi pajaknya yang masih dihitung dua mesin. Padahal mobil seperti ini bisa menjadi solusi bagi orang Indonesia yang menginginkan kendaraan hemat bahan bakar.