Beberapa Tempat Wisata Di Banjarmasin Kalimatan Selatan

beberapa-tempat-wisata-di-banjarmasin-kalimatan-selatan

Berita Aktual, Berita travel Sampai kini Banjarmasin di kenal dengan pasar tradisionalnya yang ada diatas air. Lumrah saja, kota yang mempunyai julukan ‘Kota Seribu Sungai’ ini memanglah dilewati banyaknya sungai besar serta kecil seperti Sungai Barito serta Sungai Martapura. Hal semacam ini jadikan sungai sebagai satu diantara sisi terutama untuk kehidupan warga Banjarmasin.

Ini dia ikhtisar wisata di Banjarmasin yang dapat Anda simak sebelumnya bertandang ke ibu kota Propinsi Kalimantan Selatan

* Pasar Terapung Banjarmasin

Tidak komplit rasa-rasanya bila mengulas Banjarmasin tanpa ada pasar terapung. Pasar ini telah jadi ciri khas kota Banjarmasin. Pasar terapung ini adalah sistem jual-beli yang dikerjakan diatas perahu yang mengapung. Sekarang ini, pasar terapung sudah jadi satu diantara obyek wisata di Banjarmasin yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Satu diantara pasar terapung yang popular yaitu yang ada di muara Sungai Barito, tepatnya di Kelurahan Kuin Utara, Banjarmasin. Pasar ini diprediksikan telah ada mulai sejak 400 tahun waktu lalu. Barang yang di jual juga bermacam dari mulai hasil kebun, makanan hingga baju. Untuk dapat melihat aktivitas di pasar ini, Anda mesti datang pagi hari lantaran pasar ini cuma berjalan dari jam 05 : 00 hingga 07 : 00.

Dulu, yang berlangsung disini yaitu barter atau sama-sama ganti barang tanpa ada memakai duit. Walau saat ini telah memakai duit sebagai alat tukarnya, tetapi terdapat banyak yang masihlah lakukan barter barang. Yang menarik di pasar terapung ini yaitu ada tongkat dengan ujung kawat untuk mengambil barang yang dibeli lantaran sulitnya mendekatkan perahu yang dinaiki.

* Taman Siring Sungai Martapura

Satu lagi obyek wisata di Banjarmasin yang memercayakan sungai yaitu Taman Siring Sungai Martapura yang ada di Jalan Jenderal Sudirman serta Jalan Kapten Tendean. Taman ini ada di tepian Sungai Martapura serta ramai dikunjungi waktu sore hari. Dari sini, Anda dapat lihat kegiatan jukung atau perahu khas Banjarmasin di sungai.

Silahkan bawa alat pancing serta puaskan hoby memancing Anda di obyek wisata ini. Bila menginginkan nikmati panorama sekitaran sungai saja, Anda dapat duduk di bangku yang sudah disiapkan sembari nikmati kuliner dari warung yang berjajar di taman.

Pada hari Minggu, Taman Siring Sungai Martapura makin ramai karenanya ada komune anak muda yang berlatih skateboard serta BMX. Seringkali tempat ini dapat jadikan tempat perlombaan oleh mereka.

* Taman Maskot

Sesuai sama namanya, obyek wisata ini menghadirkan dua maskot kota Banjarmasin yakni bekantan serta pohon kasturi. Di gerbang masuk, Anda bakal disambut satu patung bekantan seukuran manusia dewasa. Tidak jauh di belakangnya, ada patung pohon kasturi dengan monyet –monyet bergelantungan.

Di samping kanan gerbang masuk, ada tempat tinggal tanaman yang diisi banyak kaktus, lidah buaya serta sebagian type tanaman lain dalam pot. Untuk sarana, Taman Maskot sudah diperlengkapi dengan tempat parkir, mushola, toilet, bangku-bangku taman, warung makan serta arena bermain anak.

Obyek wisata ini ada di pusat kota Banjarmasin, tepatnya di Jalan H. Djok Mentaya.

* Museum Wasaka

Museum Wasaka yaitu singkatan dari Waja Hingga Kaputing yang disebut motto perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Obyek wisata histori ini ada di Jalan H. Andir, Kampung Kenang Ulu, Banjarmasin Utara. Arsitektur bangunannya yaitu tempat tinggal kebiasaan Banjarmasin yang berupa panggung dengan atap tinggi.

Di dalamnya, ada beragam koleksi photo, mesin tulis, seragam perjuangan, serta senjata yang dipakai untuk melawan penjajah seperti keris serta senjata api punya Belanda yang sukses dirampas. Diluar itu, ada satu sepeda tua yang dulu dipakai untuk mengantar surat dengan cara sembunti-sembunyi.

Yang menarik yaitu ada teks proklamasi yang di buat pada tanggal 17 Mei 1949. Isi teks ini tidak sama dengan teks proklamasi yang banyak di ketahui rakyat Indonesia sampai kini. Hal semacam ini karena menurut Kesepakatan Linggarjati, Kalimantan tak masuk dalam lokasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Walau sekian, rakyat Kalimantan masihlah selalu berjuang untuk jadi sisi dari NKRI serta sukses menyebutkan kemerdekaannya empat tahun sesudah Bung Karno membacakan teks proklamasi.

Museum Wasaka buka sehari-hari terkecuali Senin serta hari libur nasional, mulai jam 08 : 30 hingga 12 : 30. Anda tak dipakai cost untuk masuk kesini.

* Pulau Kembang

Pulau Kembang adalah satu pulau yang ada di dalam Sungai Barito. Obyek wisata ini jadi habitat monyet serta sebagian type burung. Menurut warga, di pulau ini ada seekor monyet besar yang disebut raja monyet.

Waktu ada di pulau ini, hati-hatilah dengan barang bawaan Anda. Monyet-monyet kerapkali penasaran serta menginginkan lihat apa sajakah yang Anda bawa. Baiknya bawa camilan atau buah-buahan untuk mengalihkan perhatian mereka dari tas Anda.

Menariknya, di pulau ini ada satu kuil serta altar dengan arca berupa monyet putih atau Hanoman. Altar ini, oleh warga Tionghoa, dipakai untuk menempatkan sesaji pada bebrapa waktu spesifik.

* Masjid Sultan Suriansyah

Masjid ini dimaksud dengan juga Masjid Kuin lantaran tempatnya yang ada di Kelurahan Kuin Utara. Di bangun pada tahun 1526 – 1550, masjid ini jadi masjid tertua d Banjarmasin.

Seperti bangunan khas Banjarmasin yang lain, Masjid Sultan Suriansyah berupa tempat tinggal panggung dengan ukiran khas Kalimantan Selatan serta atap tumpang. Bagian-bagian dari masjid tampak serupa dengan Masjid Agung Demak terlebih dibagian atapnya yang berundak serta mengerucut ke atas. Hal semacam ini bisa saja lantaran jalinan ke-2 kesultanan pada jaman dulu.

Yang unik dari masjid ini yaitu mihrab atau tempat imam salat mempunyai atap sendiri yang terpisah dari atap bangunan paling utama.

* Masjid Sabilal Muhtadin

Masjid Sabilal Muhtadin dikatakan sebagai masjid paling besar di Banjarmasin. Masjid dengan lima buah menara ini dapat menyimpan sejumlah 15. 000 orang jamaah.

Namanya di ambil dari nama kitab yang ditulis oleh Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjary yang disebut ulama besar di Kalimantan Selatan. Masjid yang di bangun pada tahun 1981 ini jadi satu diantara obyek wisata religi yang banyak dikunjungi wisatawan baik dari dalam ataupun dari luar kota.

Masjid Sabilal Muhtadin ada di pinggir barat Sungai Martapura, tepatnya di Kelurahan Antasan Besar, Banjarmasin Tengah.

* Pasar Intan Martapura

Pasar intan ini ada di Jalan Ahmad Yani, Martapura, atau sekitaran 45 km dari pusat kota Banjarmasin. Pasar ini jadi obyek wisata yang pas untuk pengagum batu permata. Martapura di kenal sebagai kota dengan hasil tambang batu permata paling besar di Indonesia. Batu permata disini mempunyai kwalitas yang baik.

Di pasar ini, ada sekitaran 87 toko batu permata. Terkecuali membelinya berbentuk batuan, Anda dapat juga beli batu permata yang sudah di proses jadi beragam bentuk seperti kalung, gelang, cincin serta bros. pengunjung pasar ini tidak cuma wisatawan domestik, banyak wisatawan dari Malaysia, Brunei serta Singapura yang datang kesini.

* Pusat Kuliner Tepian Sungai Martapura

Bila menginginkan nikmati kuliner khas Banjarmasin di satu tempat, Anda dapat datang ke pusat kuliner Banjarmasin yang ada di Jalan Pos yang menghubungkan pada Jalan Sudirman serta Jalan Hasanudin.

Di jalan selama 300 meter  ini, ada sekitaran 52 kios makanan yang jual bermacam kuliner khas Banjarmasin seperti laksa, nasi kuning, soto Banjar serta lupis. Diluar itu, ada nasi goreng sebagai hidangan nasional serta kuliner dari daerah lain seperti masakan Padang serta Palembang.

* Kampung Sasirangan

Bila di Cirebon ada Batik Trusmi sebagai pusat oleh-oleh, disini ada yang namanya Kampung Sasirangan. Disini, Anda dapat temukan batik sasirangan yang disebut batik khas Banjarmasin. Obyek wisata berbelanja ini ada di Jalan Seberang Masjid, Kampung Melayu.

Terkecuali beli, Anda dapat juga lihat sistem membuatnya disini. Batik sasirangan ini mempunyai ciri berwarna cerah. Anda dapat beli yang masihlah berupa kain atau yang telah jadi seperti baju, selendang, sprei serta taplak meja. Ada pula beragam aksesori yang di buat dari kain batik ini dari mulai tas, dompet hingga sapu tangan.

Salam Admin By Vijay Semoaga Berita Ini Bermanfaat.

Related posts