Bukan Pulang ke Indonesia, Rizieq Shihab Habiskan Waktu Lebaran di Yaman dan Kembali ke Arab

Bukan Pulang ke Indonesia, Rizieq Shihab Habiskan Waktu Lebaran di Yaman dan kembali ke Arab

Berita Aktual, Berita Nasional – Dihari Raya Idul Fitri 1438H ini, Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab bukannya kembali ke tanah air namun diketahui menghabiskan seluruh waktunya di Kota Tarim Yaman bersama keluarganya.

Setelah berliburan di Yaman rencananya, Rizieq akan kembali lagi menuju ke Arab Saudi pada hari Rabu (28/06/2017) besok.

“Dirinya di sana selama dua hari sebelum lebaran, besok juga akan kembali lagi ke Saudi,” ungkap pengacara Rizieq yakni Kapitra Ampera kepada awak media, Jakarta, pada Selasa (27/06/2017).

Selain itu Kapitra juga mengungkapkan alasan Rizieq berlebaran di Yaman karena di sana ada anak dan menantunya yang tinggal. Apalagi, menurut penuturan Kapitra, cucunya Rizieq lahir saat dirinya umrah pertama kalinya.

“Waktu dirinya umrah pertama itu, cucunya kan lahir di sana,” ucap Kapitra.

Kapitra juga menyebutkan bila Tarim merupakan kota para wali. Di kota tersebut juga ditinggali Habib Umar, yang merupakan guru Rizieq.

“Di situ ada Habib Umar guru Habib Rizieq,” ungkapnya.

Sesuai informasi yang beredar, Rizieq diperkirakan akan tinggal di Saudi selama kurang lebih satu tahun. Rizieq lebih memilih menunda kepulangnya ke Indonesia karena dirinya menilai proses hukumnya tidak murni atas dasar penegakan hukum.

Rizieq sendiri juga telah ditetapkan oleh polisi sebagai tersangka dalam kasus baladacintarizieq atau kasus dugaan pornografi. Polisi telah menetapkan bahwa saat ini Firza Husein sebagai tersangka dalam kasus yang menimpa mereka berdua.

Saat ini Rizieq telah dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Sementara untuk Firza sendiri telah melanggar Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Keduanya sekarang ini terancam hukuman di atas lima tahun penjara.

Related posts