Fahri Hamzah ” KPK Tidak Perlu Repot Untuk Orkestrasi Saya Soal Kasus Suap Pajak “

fahri-hamzah-kpk-tidak-perlu-repot-untuk-orkestrasi-saya-soal-kasus-suap-pajak

Berita Aktual, Berita Nasional Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyikapi kemunculan namanya dalam persidangan masalah suap yang menjerat Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Handang Soekarno. Dia mempertanyakan atas sikap KPK yang membawanya dalam ruangan sidang.

” Nama kami juga Nampak dlm pembicaraan WhatsApp pada Handang serta Ajudan Dirjen. Selalu jelas, saya juga tak memahami apa maksud dokumen itu serta mengapa KPK membawanya ke ruangan sidang, ” sekian catat Fahri dalam akun Twitternya, @Fahrihamzah.

Dia meyakinkan sudah menunaikan kewajibannya untuk membayar pajak. Sebagai petinggi negara, ia sadar kekayaannya senantiasa dipantau.

” Bila benar klarifikasi Handang kalau malah kami diambil sebagai contoh pembayar pajak, masalahnya apa dengan masalah suap ini? ” tutur dia.

Klarifikasi lain dari Handang, kata Fahri, yaitu kalau malah beberapa orang itu diambil sebagai orang yang terbaik untuk jadikan percontohan tax amnesty. Lalu dicek apakah telah turut tax amnesty atau belum supaya dapat memberikan inspirasi kelompok legislatif yang lain.

” Dari peristiwa ini terang kalau sebenarnya KPK tahu terang apa konteks dari dokumen serta pembicaraan WhatsApp itu. Semestinya KPK tidak butuh meng-orkestrasi berita timbulnya nama saya serta @fadlizon, ” tulisnya.

KPK, kata dia, juga tidak butuh selalu bicara bakal memahami serta mengecek masalah itu supaya jadi berita. Lantaran bila ada suatu hal berkaitan dua nama itu, mereka telah memahaminya mulai sejak pertama kalinya temukan masalah ini pada th. lantas.

” Usaha KPK menggoreng media ini systematis, bhs awal bakal memahami, hari selanjutnya keluar lagi satu komentar bakal menseriusi… dan lain-lain, ” kata dia.

Walau sebenarnya, ucap Fahri, semestinya KPK konsentrasi di masalah suap pajak yang disangka melibatkan keluarga presiden. Tetapi, KPK selalu melepas masalah itu ke media dengan menyampaikan bakal mengeceknya.

” Saya telah punya kebiasaan lihat langkah kerja KPK seperti ini dalam 10 th. paling akhir. Serta saya bakal layani hingga sejauh KPK kemauan serta ingin. Saya tidak bakal jadi takut lantas berhenti sesudah diancam bakal dikriminalkan, ” tegas Fahri.

Salam Admin By Vijay Semoaga Berita Ini Bermanfaat.

Related posts