Fahri Hamzah Minta Publik Tidak Mengintimidasi Hakim Praperadilan Setnov

Fahri Hamzah Minta Publik Tidak Mengintimidasi Hakim Praperadilan Setnov

Berita Aktual, Berita Nasional – Terkait dengan adanya penangkapam dari Ketua DPR yakni Setya Novanto, kini Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga telah menyuarakan diri dengan meminta kepada pihak publik ataupun media dalam mengintimidasi hakim praperadilan Setnov. Hal ini lantaran adanya kemungkinan yang bisa saja diberikan oleh pihak publik dengan terus memberikan penekanan pada praperadilan nantinya.

Seperti yang diketahui pula Wakil Ketua PN Jakarta Selatan, hakim Kusno nantinya yang akan ditunjuk menjadi hakim praperadilan bab dua dari kasus permasalahan yang dihadapi oleh Setya Novanto terkait dengan e-KTP. Untuk penetapan status tersangka dari Ketua DPR tersebut akan kembali diuji mulai 30 November mendatang.

“Saya minta tolong jangan hakimnya diintimidasi. Saya lihat ada tren hakimnya Novanto itu diintimidasi enggak boleh itu,” papar Fahri sewaktu di kompleks parlemen, pada Kamis (23/11/2017).

Menurut Fahri, apabila terus dilakukan penekananan maka malah menjadikan hakim menjadi tidak independen. Terlebih lagi kalau terus ditekan seperti itu maka akan berpotensi pidana.

“Hakim itu harus independen harus bebas dan tidak boleh ada namanya ditekan. Menurut saya hakim yang selalu diberikan penekanan itu pidana,” tandas Fahri.

Kemudian Fahri juga menilai bila peluang kemenangan KPK sama saja seperti praperadilan jilid pertama. Menurut dirinya bukti untuk menjerat Ketua Umum Golkar itu hanyalah mengada-ada karena terlalu dibuat-buat.

“Saya percaya KPK kalah karena persiapannya gak ini,” imbuhnya.

Related posts