Haji Lulung Ikut Angkat Suara Terkait Pencabutan Banding Ahok ‘Hormati dan Hargai’

Haji Lulung Ikut Angkat suara Terkait Pencabutan Banding Ahok 'Hormati dan Hargai'

Berita Aktual, Berita Nasional – Terkait dengan pencabutan banding oleh pihak Ahok, ternyata banyak menimbulkan beragam komentar dari para wakil DPR seperti salah satunya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana dengan kata lain Haji Lulung.

Dirinya memohon agar semua pihak dapat menghormati serta menghargai setiap ketentuan keputusan yang diambil oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang mana selama ini diketahui antara Ahok dan juga Haji Lulung pernah bersiteru dalam dunia perpolitikan di Indonesia.

Kali ini Ahok mengambil keputusan yang bayak menjadi pemberitaan yang mengejutkan, karena beliau berupaya untuk menarik permohonan bandingnya tersebut.

Haji Lulung sendiri menerangkan bahwa didalam ketentuan dengan tidak melakukan pengajuan banding atas putusan majelis hakim dalam menjatuhkan vonis dua tahun penjara, yaitu merupakan hak sepenuhnya dari terdakwa. Oleh karena itu, Haji Lulung meminta agar para pendukung dari Ahok tetaplah untuk tenang dalam keadaan seperti saat ini.

“Itu kan semua hak dia (Ahok) untuk tidak banding serta haknya pengacara juga mesti kita hormati serta hargai. Untuk Saat ini kebanyakan orang mesti cooling down lah sesudah ini. Kalau bisa dibilang sebagai manusia itu yang janganlah terjerat pada satu persoalan satu orang saja,” ungkap Lulung ketika memberikan keterangannya di Jakarta, pada Rabu (24/05/2017).

Selanjutnya Lulung juga memohon agar setiap masalah yang menjerat Ahok janganlah ditarik dalam arti pro-kontra yang berkelanjutan. Terlebih bila harus sampai menyebutkan kelompok spesifik.

“Walau sebenarnya Ahok sendirlah pribadi tunggal yang melakukan penistaan pada agama Islam. Semuanya hanya beropini, yang hingga akhirnya harus terjerat seakan-akan Pilkada ini merupakan Pilkada agama serta kelompok tertentu. Itu yang tidak dibenerkan, ” tuturnya.

Haji Lulung juga mengharapkan, agar support yang diberikan kepada Ahok tidak perlu serta merta harus mengerahkan massa tindakan dalam satu acara. Lulung juga mencemaskan adanya persoalan yang telah mulai naik ke permukaan ini dapat menjadi besar serta mengakibatkan perpecahan yang ada di Indonesia.

“Mungkin saja perpecahan bangsa. Bila ini jadi ancaman kebhinekaan, bila pihak disana melakukan aktivitas masalah Basuki Tjahaja Purnama terus menerus. Sehingga semuanya itu mesti sadar dan harus menerima satu ketentuan perihal Basuki. Mereka tidak salah semuanya, ” kata Lulung.

Related posts