Ini Alasan Yamaha R15 Baru Tidak Menggunakan DOHC

ini-alasan-yamaha-r15-baru-tidak-menggunakan-dohc

Berita Aktual, Berita Otomotif – DOHC atau double over-head camshaft sejak lama menjadi perlambang buat kendaraan yang memiliki tarikan galak. Tidak cuma di mobil, beberapa sepeda motor juga telah mengambil tipe overhead camshaft ganda semacam ini.

Pemakaian camshaft ganda membikin proses kerja membuahkan power yang lebih kaya lantaran adanya pekerjaan camshaft yang dobel itu.

Akan tetapi, DOHC tak masuk dalam menu baru Yamaha R15 yang saat ini dihadirkan dengan beraneka teknologi termasuk kopling ala MotoGP. Motor 150 cc itu tetaplah dengan satu camshaft alias SOHC (single overhead camshaft). Mengapa tak ada DOHC di R15?

” DOHC itu lebih bagusnya di rpm tinggi, namun kalau di rpm yang rendah adalah SOHC, ” ucap Dyonisius Beti, Chief Operating Officer (COO) PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

SOHC lebih diambil karena situasi lalu lintas di Indonesia memaksa rider lebih banyak lari dari titik diam. Di R15, Yamaha melengkapi proses performa dengan VVA yang mengatur tarikan besar cuma pada saat diperlukan.

” Dengan VVA. Saya lihat situasi di Indonesia, high RPM itu begitu sukar. Jadi paduan SOHC dan VVA ini the best untuk keadaan di Indonesia, ” tutur Dyon.

Semoga Berita Ini Bermanfaat bagi kita semua.

Related posts