Ini kekeliruan Yang Selalu Dilakukan Oleh Pemilik Mobil Matik

ini-kekeliruan-yang-selalu-dilakukan-oleh-pemilik-mobil-matik

Berita Aktual, Berita Otomotif – Populasi mobil matik semakin bertambah. Situasi ini sudah pasti dipengaruhi dari situasi jalan yang padat, terutama di kota-kota besar.

Alih-alih praktis dan tidak butuh pintar-pintar dalam memainkan kopling, mobil transmisi otomatis jadi favorit.

Namun, banyak dari pemakai mobil matik yang lupa. Tidak sedikit, kelalaian ini berbuntut kepada malapetaka. Umpamanya lupa memposisikan tuas ke modus P saat parkir dan berhenti untuk menunggu seseorang.

Inilah yang menjadi pertimbangan Ford. Sebuah jalan keluar pun dikenalkan lewat fitur `Return to Park`. Sistem ini secara otomatis bakal membaca data pengendara dan kemudian diterjemahkan dengan memindahkan modus transmisi ke `P`.

Disebutkan, sistem itu berperan secara otomatis kalau mesin berhenti, pengemudi membuka pintu dan sabuk pengaman dilepas. Sehingga adanya fitur ini mencegah mobil meluncur bebas.

Selain itu, `Return to Park`, juga dapat mendeteksi seandainya pengendara ada di dalam mobil, mesin dalam situasi mati tetapi mobil masih berjalan. Sistem secara otomatis bakal merubah transmisi ke Netral selanjutnya mobil melambat di bawah 8 km per jam, setelah itu sistem bakal memindahkan posisi transmisi ke P.

” Dikala kami mengambil keputusan buat memakai rotary shifter pada Ford Fusion 2017, tim kami memikirkan apa keuntungan lebih yang diberikan ke konsumen. Dari melihat tingkah laku pemakaian harian, kami sepakat kalau fitur itu begitu menolong, ” ucap Ford Global E-Shift Systems Technical Expert Mark Zyskowski.

Rupanya, fitur ini sengaja dihadirkan Ford kala mereka memakai fungsi pemindah transmisi yang tadinya berbentuk tuas ke knop. Sehingga, mereka memberikan fitur pengaman.

Semoga berita ini bermanfaat bagi kita semua.

Related posts