Inspirasi Kisah Jack Ma Salah Satu Orang Terkaya di China Yang Bodoh Matematika

Inspirasi Kisah Jack Ma Salah Satu Orang Terkaya di China Yang Bodoh Matematika

Berita Aktual-Berita Lifestyle,  Salah satu pendiri yang juga sekaligus CEO Alibaba Jack Ma dikenal sebagai  sosok kontroversial. Perjalanan kisah  hidupnya telah menginspirasi  banyak kaum untuk berpikir cerdas dan terus melangkah maju.Mungkin ada sebagian yang mungkin membencinya, namun bagi sebagian lainnya, dia dianggap sebagai trendsetter ataupun pahlawan internet dan panutan.

Jack Ma dikenal sebagai orang terkaya yang ada di China. Dirinya berujar bahwa dia tidak pernah takut mendobrak aturan, yang terpenting adalah tetap yakin dan berhasil dengan menggunakan caranya. Sehingga tidak heran,  bila tudingan sebagai penipu, gila dan paranoid menjadi kata yang sering kerap kali  digunakan media di China untuk menggambarkan pria berusia 49 tahun tersebut.

“Saya ini tidak pandai Matematika, saya tidak pernah belajar mengenai manajemen dan masih gagap membaca laporan akuntansi,” ucap Jack Ma mengakui kelemahannya.
Meskipun demikian di tangannya seorang, Alibaba mampu dalam bertransformasi dari perusahaan kecil yang bermula di sebuah apartemen dan kini semakin berkembang hingga kini menjadi kerajaan e-commerce yang disegani oleh rivalnya.

Bukan seperti  Bill Gates ataupun Steve Jobs, Ma tidak mempunyai latar belakang ilmu komputer ataupun teknologi informasi. Dirinya bahkan tidak pernah mendengar kata ‘komputer’ di masa kecilnya.

Kemudian ketika ujian Matematika, dirinya hanya mendapat skor 1 dari nilai 120 yang diberikan. Tentunya hal ini membuatnya gagal masuk ke perguruan tinggi. Karenanya, Ma muda awalnya sempat merasa minder dan menyebut dirinya hanya orang luar yang tidak diakui keberadaannya.

Dari kecil, Ma juga hidup serba kekurangan. Akan tetapi insting bisnisnya memang hebat dan tekadnya sangat kuat. Dirinya sering mengalami kegagalan dan ditolak banyak perusahaan sebelum mencapai kesuksesan seperti saat sekarang ini.

Namun, setiap kegagalan demi kegagalan yang dirinya alami tidak membuatnya menyerah ataupun putus asa. Jack Ma menjalani semuanya dengan tabah saat mendirikan situs e-commerce Alibaba pada tahun 1999. Pada awalnya, Ma sering menerima kata ‘tidak’, pada setiap perusahaan yang didatanginya ketika memperkenalkan Alibaba.
“Saya ingat dulunya pada 2001, kami berusaha mendapatkan USD 5 juta dari pemodal di Amerika Serikat dan ditolak. Saya mengatakan bahwa  saya akan kembali lagi dengan nilai yang sedikit lebih banyak,” kenang Ma.

Mungkin saja pemodal tersebut saat ini menyesali keputusan mereka. Karena Alibaba kini mempunya nilai market capital USD 400 miliar. Ketika penawaran saham perdana (IPO) di 2014, Alibaba pun berhasil tercatat sebagai perusahaan dengan IPO terbesar dan performanya masih terus bersinar.

Related posts