Jelajahi Keindahan Pemandangan Kolam Unik Alami di Queen’s Bath

Jelajahi Keindahan Pemandangan Kolam Unik Alami di Queen's Bath

Berita Aktual, Berita travel – Tahukah kamu bila sebenarnya Hawaii terkenal sebagai salah satu surga tropis dengan pemandangan laut yang terbentang dengan indah. Tidak heran bila kepulauan ini sering kali banyak diburu oleh para wisatawan karena memiliki pantai yang sangat memesona seperti misalnya saja Waikiki dan Poipu. Meskpiun demikian terdapat salah satu objek wisata lainnya lagi yang ada di Hawaii yang juga tidak kalah indahnya, yakni Queen’s Bath.

Queen’s Bath sendiri merupakan sebuah kolam unik yang terbentuk dari sinkhole atau yang tepatnya disebut dengan lubang runtuhan. Letaknya berada di Princeville, Kaua’i, Hawaii. Tentu saja kolam air pasang ini tidak berbeda jauh dengan infinity pool yang ada di tepi laut, hanya saja kolam ini tergolong unuk karena terbentuk secara alami.

Kolam yang berbentuk cekungan ini banyak dikelilingi bebatuan lava beku. Airnya juga berwarna biru hijau jernih. Kemudian pada dalamnya juga hidup sejumlah ikan dan juga hewan laut lainnya.

Seperti yang dilansir dari laman Hawaiian Petroglyphs, awalnya Queen’s Bath lebih dikenal sebagai salah satu bagian dari Keanalele. Queen’s Bath yang sesungguhnya juga berada di Kalapana dan bukan Kaua’i. Hal tersebut disebut demikian karena dulunya sering banyak didatangi oleh para ali’i (bangsawan) untuk datang berlibur. Namun Queen’s Bath yang asli malah hancur di tahun 1987 karena adanya erupsi Gunung Kilauea.

Lalu beberapa lama kemudian, nama Queen’s Bath sendiri sudah dilekatkan pada situs serupa di Princeville. Kaua’i Beach Scoop, nama Queen’s Bath didedikasikan untuk ibunda dan juga Pangeran Albert. Dari sejarah Princeville memang berkaitan erat dengan namanya keluarga kerajaan tersebut.

Queen’s Bath adalah termasuk objek wisata favorit yang ada di musim panas. Selain itu kerap dianggap sebagai lokasi romantis oleh banyak pasangan. Agar dapat mencapai kolam tersebut, wisatawan pastinya harus mendaki selama 15 menit dari pantai.

Namun pastinya keindahan surgawi Queen’s Bath juga dapat mendatangkan maut kepada mereka yang kurang waspada. Sewaktu musim dingin antara bulan Mei dan juga Oktober, laut sering kali dihantam air pasang hampir setiap harinya. Dan pada saat-saat seperti ini para peselancar juga ada banyak berdatangan untuk mengadu nyali dengan ombak yang menerjang. Namun hingga sejauh ini masih banyak juga yang mengatakan bila Queen’s Bath meskipun meiliki pemandangan yang indah namun menjadi tempat yang paling berbahaya juga untuk dikunjungi.

Seperti salah satu contohnya ketika air pasang, Queen’s Bath kerap dijilat oleh ombak. Sehingga tidak jarang wisatawan yang sedang berenang atau duduk-duduk di tepian pun akhirnya harus ikut terseret ke laut. Sejauh ini sudah ada banyak puluhan korban jiwa yang melayang. Jadi pengelola pantai selalu memasang peringatan agar pengunjung lebih senantiasa berhati-hati. Mereka juga disarankan untuk tidak bosan dalam mengecek reportase selancar di pagi hari.

 

Related posts