Jokowi Harapkan Pemerataan Pendidikan Dapat Disejajarkan Dengan Perkembangan Teknologi

Jokowi Harapkan Pemerataan Pendidikan Dapat Disejajarkan Dengan Perkembangan Teknologi

Berita Aktual, Berita Nasional – Presiden Joko Widodo kali ini mengaku bila pemerataan pendidikan yang dilakukan ke seluruh pelosok Indonesia dianggap cukup sulit. Hal ini lantaran dengan luasnya geografi yang ada di Indonesia. Menurut penilaian dari Jokowi bahwa faktor inilah yang sering menjadi kendala utama belum meratanya pendidikan yang ada di Indonesia.

“Problem besar kita adalah geografi. Kita ini memiliki 17 ribu pulau dan tentunya tidak mudah dalam menjangkau dari pusat ke daerah,” papar Jokowi ketika menghadiri perayaan Hari Sumpah Pemuda di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (28/10/2017).

Menyadari akan hal tersebut, Jokowi pun mengungkapkan bila alternatif pemerataan pendidikan ke seluruh pelosok Indonesia perlu dilakukan melalui teknologi. Selain itu dirinya tidak menampik bila dengan adanya teknologi cukup mempengaruhi penyebaran pendidikan yang ada di Indonesia.

Tidak hanya itu, dirinya juga menambahkan, bila proses belajar harus diubah sedemikian rupa sesuai dengan perkembangan teknologi. Namun, ujarnya, pendidikan alam juga tentunya penting untuk diaplikasikan sedini mungkin terhadap para pelajar, baik itu tingkat SD hingga Mahasiswa.

“Saya paling senang dengan anak-anak belajar tidak hanya monoton di ruangan saja. Kenapa tidak diajak seperti ke garmen, ke hutan, ke bank,” papar Jokowi

Dalam rangka menyemarakan Hari Sumpah Pemuda ke-89, Istana Bogor juga dihiasi dengan pernak-pernik ekonomi kreatif, semisalnya tas anyaman bambu, motor modifikasi, serta panggung hiburan yang mana membawakan lagu-lagu nasionalis maupun lagu ‘kekinian’ atau lebih dikenal untuk saat ini dengan sebutan zaman milenial.

Dalam acara tersebut, Jokowi juga ikut menyediakan sedikut waktu untuk sesi tanya jawab dengan beberapa pemuda yang mana ikut memiliki gagasan ataupun kritik yang bersifat membangun.

Related posts