Jokowi Tegaskan Aturan Tembak Mati Bagi Para Jaringan Pengedar Narkoba Yang Melawan

Jokowi Tegaskan Aturan Tembak Mati Bagi Para Jaringan Pengedar Narkoba Yang Melawan

Berita Aktual, Berita Nasional – Akhir-akhir ini pihak dari petugas gabungan Polda Metro Jaya dan juga Polda Kepulauan Riau baru saja melakukan pembongkaran atas kompartemen kapal Wanderlust yang diketahui telah membawa 1 ton narkoba jenis sabu di salah satu tempat galangan perusahaan kapal, Tanjung Ucang, Batam.

Adapun pembongkaran kompartemen tersebut dilakukan karena diduga masih ada narkoba yang disembunyikan didalammnya.

Untuk pembongkarannya sendiri dilakukan pada Sabtu (22/07/2017). Ketika melakukan pembongkaran tersebut, terdapat sejumlah tim ahli yang sengaja dilibatkan oleh pihak petugas, baik itu dari perusahaan kapal maupun pekerja kapal. Selain dalam halnya melakukan pembongkaran kompartemen, petugas juga tengah melakukan pengecekan pada seluruh bagian kapal, termasuk asal bahan bakar yang dipergunakan.

Menurut pihak Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol yakni Helmi Santika, pembongkaran dari kompartemen tersebut adalah merupakan salaha satu bagian lanjutan dari penyelidikan terhadap kapal yang membawa sabu sebanyak 1 ton.

Terkait akan hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah buka suara, dan menegaskan kepada polisi, untuk segera menembak mati para pengedar narkoba yang diketahui melawan. Hal ini tentunya menjadi kepentingan negara agar tidak merusak generasi bangsa dari Indonesia.

Seperti kabar yang diketahui bila kapal yang dipergunakan dalam menyelundupkan sabu seberat satu ton tersebut ditangkap di kawasan perairan yang ada di Pulau Mapur Tanjung Berakit Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Selain dengan mengamankan kapal, petugas juga kini menangkap lima orang warga negara asing yang kini berada di dalam kapal tersebut.

Related posts