Kapitra Bantah Keras Pelarian Rizieq Shihab ke Arab Didanai Oleh Prabowo

Kapitra Bantah Keras Pelarian Rizieq Shihab ke Arab Didanai Oleh Prabowo

Berita Aktual, Berita Nasional – Kapitra Ampera yang merupakan kuasa hukum dari tokoh Front Pembela Islam yakni Rizieq Shihab menuturkan bila dirinya membantah keras mengenai isu kliennya dibiayai oleh Prabowo Subianto selama berada di Arab Saudi. Kapitra juga menegaskan bahwa isu yang beredar merupakan suatu upaya untuk mendiskreditkan Rizieq dan juga Prabowo agar pamor mereka turun.

“Ditegaskan bila satu rupiah pun tidak ada itu (biaya dari Prabowo). Semua biaya Habib dari usaha pribadinya yang merupakan pendapatan dari para alumni Riyadh, sehingga tidak ada hubungannya dengan Prabowo,” ucap Kapitra ketika dihubungi, pada Senin (24/07/2017).

Dan kemudian mengenai Isu soal adanya dukungan finansial dari Prabowo mencuat kepermukaan setelah menyusul adanya peredaran video rekaman Rizieq Shihab yang diketahui sedang menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Pada video yang diunggah ke Youtube tersebut, Terlihat Rizieq dalam acara itu disebut-sebut tengah berdiri bersama Prabowo. Mendengar hal tersebut Kapitra pun langsung membantah tudingan itu dan mengatakan bila Rizieq memang hadir dan ikut bernyanyi seperti yang terekam dalam video tersebut.

“Itu kejadiannya kan baru kemarin, ketika ulang tahun FPI DKI Jakarta. Kalau enggak salah itu sewaktu di Jeddah. Tidak ada Prabowo saat itu,” ungkapnya.

Lalu Kapitra juga melanjutkan bila Rizieq tidak didampingi tokoh nasional manapun dalam acara tersebut.

“Pada waktu yang bersamaan tersebut Pak Prabowo kala itu bila tidak salah tengah bersama dengan Amien Rais di Bondowoso. Saya juga ada menyimpan fotonya. Sehingga, tidak benar bila Pak Prabowo dampingi habib.”

Dan untuk lebih lanjut lagi, Kapitra juga menegaskan tidak ada hubungan apapun antara Rizieq dan juga Prabowo, baik itu secara politik ataupun ekonomi meskipun tidak dipungkiri bila keduanya sempat saling bersinggungan isu, terutama ketika pemilihan kepala daerah DKI Jakarta tahun lalu. Singgungan isu tersebut terjadinya ketika Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI yang menyerukan warga Jakarta yang beragama Islam untuk memilih pemimpin muslim.

“Tapi saat itu semuanya kan kebetulan saat kita kampanye pemimpin muslim, calonnya hanya Anies Baswedan yang saat itu didukung partainya oleh Pak Prabowo. Selain itu tidak ada sama sekali hubungannya. Habib kini masih bisa biayai sendiri perjalanannya,” ungkap Kapitra.

Related posts