Kisah Gubernur Ali Sadikin Gebrak Meja Rapat Dan Pecat PNS Bolos

Berita Aktual, Berita NasionalNama Ali Sadikin tidak dapat terlepas dari histori pembangunan Jakarta. Sebagai orang yang pernah memimpin DKI Jakarta sepanjang dua periode, Bang Ali, sapaan Ali Sadikin, di kenal sebagai sosok yang keras serta tegas pada siapa juga yang dikira tidak mematuhi ketentuan.

Sikap keras serta tegas Bang Ali rupanya juga dirasa oleh beberapa bawahannya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta waktu itu. Tidak cuma tegas serta keras, Bang Ali dikenal juga begitu disiplin, terlebih masalah ketepatan saat.

Dalam Buku Bang Ali Untuk Jakarta : 1966-1977 yang disusun oleh Ramadhan KH, Bang Ali menceritakan bagaimana dia begitu geram waktu bawahannya datang terlambat saat rapat pimpinan dinas di gelar.

” Saat saya saksikan kursi banyak yang kosong. Kemarahan tak dapat saya tahan, ” tutur Bang Ali.

Belum saja rapat diawali, Bang Ali segera melampiaskan kegeramannya dengan menggebrak meja sepanjang sekian kali.

” Brakk.. Brakk..! “

Dobrakan meja Bang Ali bikin pimpinan dinas yang ada kaget serta menciut. Sesudah menggebrak meja, jenderal marinir itu tidak banyak berbicara. Tatapannya waktu itu tajam menyoroti sebagian pimpinan yang dia anggap bertanggungjawab atas peristiwa itu.

” Siapa yang bertanggungjawab? ” ucap Ali Sadikin dengan nada keras.

Sebagian waktu situasi hening. Tetapi, tidak lama salah seseorang pimpinan dinas, bernama Suwondo, mengacungkan jari. ” Saya yang bertanggungjawab Pak, ” ucap Suwondo.

Sikap Suwondo yang mengaku kekeliruannya itu bikin amarah Bang Ali sedikit mereda. Sikap itu malah diapresiasi. Meski lakukan kekeliruan, Bang Ali mengakui menghormati sikap bawahannya itu.

Pecat PNS Mangkir

Tidak cuma masalah ketepatan saat, Bang Ali juga keras pada deretan PNS DKI yang bolos serta mangkir dari pekerjaan. Dia bahkan juga menyampaikan, mulai sejak insiden dobrakan di meja rapat berlangsung, sejumlah 14 PNS disanksi. Dua salah satunya bahkan juga dipecat.

” Saya tidak segan mencopot mereka yg tidak benar bekerja, yang bolos, yang ngompreng. Saya bahkan juga tidak segan memecat orang pajak bila didapati mempersukar bayar pajak, ” tutur Bang Ali.

Meski keras dengan bawahannya, di segi lain Gubernur DKI Jakarta ke-9 itu cukup memerhatikan nasib bawahannya yang dikira belum sejahtera.

Satu diantara usaha yang dikerjakan Bang Ali yakni mengangkat 6 ribu pekerja terlepas jadi berstatus PNS.

Sebagai bentuk penghormatan pada mereka, Bang Ali bahkan juga mengadakan acara seremonial yang cukup meriah waktu acara mengangkat beberapa ribu pekerja yang dibayar harian itu.

” Kasihan saya lihat mereka. Mereka bekerja beberapa puluh tahun namun masihlah berstatus pekerja harian. Karenanya saya tentukan (lantik) mereka dalam satu upacara, agar mereka memiliki harga diri, ” kata Bang Ali.

Ali Sadikin adalah pensiunan letnan jenderal KKO-AL (saat ini Marinir) yang ditunjuk Presiden Sukarno jadi Gubernur Jakarta pada 1966.

Terlebih dulu, ia pernah menjabat sebagai Deputi Kepala Staf Angkatan Laut, Menteri Perhubungan Laut Kabinet Kerja, dan Menteri Koordinator Kompartemen Maritim/Menteri Perhubungan Laut Kabinet Dwikora serta Kabinet Dwikora yang disempurnakan.

Salam Admin By Vijay Semoaga Berita Ini Bermanfaat.

Related posts