Menakjubkan, Gunungkidul Memiliki Flying Fox Terpanjang se-ASEAN

Menakjubkan, Gunungkidul Memiliki Flying Fox Terpanjang se-ASEAN

Berita Aktual, Berita Travel – Siapa duga, flying fox terpanjang di Asia Tenggara nyata-nyatanya ada di Gunungkidul. Usai dibangun bulan ini, flying fox yang ada di daerah Ekowisara Green Village, Desa Mertelu, Kecamatan Gedang Sari ini mempunyai panjang sekitar 625 meter.

Kalau dihitung dari puncak Green Village, kamu bisa merasakan kecepatan luncur saat memakai flying fox ini hingga 80 kilometer per jam.

Teknologi yang dipakai dalam pembangunan flying fox ini juga tak main-main. Selain diawali dengan kajian mendalam, seluruh rangkaian yang dipakai berstandar internasional yang didatangkan langsung dari beberapa negara. Dengan begitu, keselamatan pengunjung menjadi yang utama. “Misalnya, teknologi yang dipakai flying fox ini mengambil yang ada di Prancis, sedangkan untuk talinya diambil dari Inggris. Kami juga akan memasang sebuah penangkal petir buat mengantisipasi kondisi cuaca yang kurang bersahabat, ” papar Cahyo Alkananta, anggota Tim Triple Helix.

Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan tim Triple Helix membangun wahana flying fox terpanjang ini buat beraneka kegunaan. Selain kepentingan ekonomi masyarakat, diharapkan wahana ini bisa menunjuang daerah ekowisata di Mertelu.

“Targetnya buat peningkatan kesejahteraan orang-orang, ” kata Wakil Bupati Gunung Kidul, Immawan Wahyudi.

Tentu pencinta wisata dalam negeri udah tidak sabar lagi buat mencoba fliyng fox terpanjang ini. Mulai dari saat ini siapkan ransel, dan masukkan Gunungkidul ke dalam daftar kunjungan wisata kamu selanjutnya.

Semoga berita ini bermanfaat bagi kita semua.

Related posts