Mendengar Sepenggal Suara Ahok Lewat HT, Para Massa Mulai Berangsur Membubarkan Diri

Mendengar Suara Ahok Lewat HT, Para Massa Mulai Berangsur Membubarkan Diri

Berita Aktual, Berita Nasional – Hingga saat ini, Gubernur Non Aktif Basuki Tjahja Purnama atau Ahok masih menghuni ruang tahanan sel yang ada di Mako Brimob, berbicara tentang para Massa yang mendukung Ahok, diketahui bahwa sebelumnya para warga tidak mau membubarkan diri dan terus saja menggelar aksi didepan Mako Brimob. Semua itu terjadi karena adanya hati nulari yang membawa mereka untuk datang ke tempat tersebut, walaupun massa tidak dapat berjumpa dengan Ahok.

Melihat kondisi nan demikian, Ahok pun memberikan sedikit kesempatan kepada para warga melalui pengeras suara HT. tampak bahwa saat itu komunikasi yang dilakukan antara Ahok dengan pendukungnya dimediasi jiga oleh para aparta kepolisian.

Sebenarnya maksud dari kedatangan dari para massa pendukung dari Ahok ini adalah ingin berjumpa langsung dengan pak Ahok dan meminta keadilan serta kebebasan dari Ahok. Namun karena di negara ini ada hukum yang mengatur maka permintaan tersebut tidak boleh asal sembarang untuk dikeluarkan.

Namun para massa ini pun tidak putus asa, sembari sambil menunggu dan terus menunggu, hingga akhirnya komunikasi pun sengaja dilakukan oleh Ahok dengan para massa, berhubung para massa tidak mau membubarkan diri mereka. Akhirnya para massa ini setuju untuk mendengar suara dari Ahok walaupun hanya melalui pengeras suara.

“Semuanya, saya kira tidak tepat bila aksi di luar brimob karena ini bukan di DKI. Disini demi kebaikan saya harus bubarkan diri,” ujar Ahok melalui pengeras suara sewaktu di Mako Brimob, Depok, Jabar, pada kamis (11/05/2017) Selain itu Ahok mengatakan bahwa saat ini kondisinya dalam keadaan sehat.

“Kondisi saya sehat,baik. Ini merupakan hari Waisak diharapkan agar bapak dan ibu menenangkan diri,” ucap Ahok.

Sekiranya tidak lama Ahok berbicara kepada para pendukungnya, Komunikasi pun berjalan selama kurang lebih 5 menit dan dibantu juga dengan pihak kepolisian sebagai mediatornya. Bila diamati sampai saat ini para massa mulai berangsur membubarkan diri secara perlahan. Namun sejujurnya tentunya didalam aksi tersebut bukan bermaksud untuk melakukan tindakan anarkis yang ingin merugikan orang lain namun aksi tersebut meminta keadilan agar yang tidak bersalah segera untuk dibebaskan. Karena para masyarakat tau bahwa Ahok bukanlah seorang penista agama setelah apa yang selama ini beliau lakukan terhadap kemajuan kota Jakarta. Adapaun wujud yang dilakukan oleh para warga ini dilihat sebagai salah satu aksi yang memang benar-benar muncul dari hati para pendukung Ahok. Para massa ini melakukan aksi tanpa harus disuruh dan dengan sendirinya datang karena adanya satu ungkapan hati yang telah banyak tersentuh dengan sosok kepemimpinan dari Ahok. Melalui jiwa kepemimpinan itu pulalah muncul yang namanya solidaritas, kejujuran dan sikap bersahaja dari namanya seorang Ahok, yang bahkan dunia Internasional yakni salah satunya PBB menyoroti kasus dari vonis Ahok tersebut sebagai hal yang tidak wajar dari sistem hukum di Indonesia.

Related posts