Miris Kembali Geger! Keasikan Hisap Sabu-Sabu, Kapten Pilot Lion Air Terciduk Polisi

Miris Kembali Geger! Keasikan Hisap Sabu-Sabu, Kapten Pilot Lion Air Terciduk Polisi

Berita Aktual, Berita Nasional – Maskapai penerbangan Lion Air kini kembali digegerkan oleh seorang pilot Lion Air JT 924. Kali ini ulah nakal sang pilot harus membawa dirinya harus berurusan langsung dengan pihak polisi, pasalnya sang pilot kini harus diamankan Satnarkoba Polres Kupang Kota karena diduga telah menggunakan narkoba jenis sabu, pada Senin, (04/12/2017).

Adapun kapten pilot Lion Air tersebut berinisial MS (48 tahun). Kala itu dirinya kedapatan mengunakan barang haram jenis sabu-sabu seberat 0,3 gram. MS ditangkap di T-More Hotel Kupang sekitar pukul 21.20 Wita. Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti dan telah menangkap Mahesa dengan menahan di Polres Kupang Kota.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anton C Nugroho membenarkan mengenai kejadian itu dan akan menggelar konferensi pers pukul 14.00 Wita. “Ya memang benar, Lion Air. Untuk keterangan lebih lanjut dan resminya, nanti konpers jam 2 (siang),” ungkap Anton.

Sebelumnya beberapa bulan yang lalu, Badan Narkotika Nasional (BNN) juga telah melakukan penangkapan satu pilot yang kedapatan positif menggunakan narkoba pasca sidak tes urine di Bandara Internasional Lombok. Dan dari tangan tersangka yang berinisial RS (30), pihak penyidik juga menemukan tanda pengenal yang berasal dari maskapai Lion Air.

Ketika barang bukti tersangka dirilis di Kantor BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur. terdapat diatanranya dua buah handphone, kartu tanda pengenal tersangka yang berkewarganegaraan India, dan ID Card yang bertuliskan Lion Air dengan menggunakan logo kepala singa bercat merah.

Kepala BNN Komjen yakni Budi Waseso menegaskan bila pihaknya akan menelusuri Standar Operasional Prosedur (SOP) dari maskapai penerbangan swasta tersebut, dan khususnya terkait pengecekan pilot yang akan menerbangkan pesawat yang ada.

“Kami tidak dapat menyebutkan nama maskapainya apa tapi kami imbau agar seluruh maskapai di Indonesia dapat serius dalam menangani hal ini. Karena ini adalah menyangkut keselamatan dari masyarakat,” ungkap Budi Waseso di lokasi, pada Kamis (22/6/2017).

Pria yang akrab disapa dengan Buwas itu menyebutkan bila RS telah mengonsumsi narkotika jenis ganja sintetis dengan nama hashish. Untuk barang haram itu disebut memiliki pengaruh yang lebih keras dibandingkan dengan ganja biasa.

“Pengaruhnya akan dapat macam-macam salah satunya yaitu berhalusinasi. Ini sangat berpengaruh dan akan berbahaya manakala dia menerbangkan pesawat. Yang bersangkutan statusnya itu kan adalah pilot lho bukan co-pilot. Kita akan telusuri lebih lanjut karena jangan sampai terjadi ulang. Akan kita dalami kembali,” Buwas menandaskan.

Related posts