Pakar Sains Beberkan Alasan Mengapa Orang Mabuk Cenderung Gampang Marah?

Pakar Sains Beberkan Alasan Mengapa Orang Mabuk Cenderung Gampang Marah?

Berita Aktual – Berita Kesehatan, Tentunya yang namanya efek dalam mengonsumsi minuman alkohol berlebihan dapat menyebabkan seseorang menjadi hilang kendali, seperti misalnya hilangnya rasa kesadaran diri akibat mabuk. Ketika kondisi tersebut terjadi pada seseorang maka tidak sedikit pula dari mereka yang rentan mengalami perubahan emosi dan pastinya lebih gampang marah.

Berdasarkan penuturan dari pihak penelitian sains, mereka berhasil mengungkapkan antara kaitan alkohol dan juga efek psikologis seseorang yang sedang mengalami mabuk. Meskipun menurut penelitian, alkohol dapat menjadi salah satu obat untuk mengubah mood (suasana hati), kondisi mabuk justru sebenarnya dapat merugikan diri sendiri dan juga orang yang ada disekitar.

Seperti yang dilansir dari laman Science Alert, pada Kamis (10/08/2017), mabuk atau intoksikasi dapat membuat seorang individu mengalami peningkatan euforia, relaksasi, mudah konsentrasi serta bahkan mengurangi kecemasan dan juga ketegangan. Sayangnya, efek positif yang dihasilkan dari alkohol tersebut dapat berbanding terbalik apabila kandungan alkohol dalam tubuh mulai hilang.

Penelitian yang sebelummnya dilakukan oleh Sally Adams, Lecturer in Health Psychology, Christine Griffin, Professor of Social Psychology, dan juga Paula Smith, Senior Lecturer in Psychology dari University of Bath, mengungkapkan bila sebenarnya akan ada dua fase yang menyebabkan orang mabuk serta mudah marah.

“Fase yang pertama adalah efek alkohol dapat membawa suasana positif dan menyenangkan. Hal demikian dapat terjadi pada saat konsentrasi alkohol dalam darah mulai meningkat,” ucap peneliti.

Sementara itu untuk fase kedua ketika konsentrasi alkohol dalam darah mulai menurun, umumnya tubuh akan merasakan letih dan mood pun ikut menurun. “Dan pada fase kedua inilahnantinya dapat menyebabkan orang mabuk menjadi mudah marah,” ucap peneliti.

Related posts