Pemerintah Tetapkan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik dan Bahan Bakar Tahun 2018, Bagaimana Nasib PLN?

Pemerintah Tetapkan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik dan Bahan bakar Tahun 2018, Bagaimana Nasib PLN?

Berita Aktual, Berita Nasional – Memasuki tahun 2018, Pemerintah saat ini telah menetapkan bila tidak akan adanya kenaikan tarif dasar listrik serta harga bahan bakar minyak. Terkait akan hal tersebut, Meski tidak ada yang namanya kenaikan tarif, dari pihak PT PLN (Persero) mengaku bahwa pihak mereka hingga saat ini masih memiliki cara dalam meningkatkan pendapatan mereka, dan kuncinya yaitu dengan melakukan efisiensi dan juga inovasi layanan.

“Kami di Jakarta, tiap 1 kWh ada margin Rp 120. Kalau rata-rata harga jualnya Rp 1.240, kami dapat efisiensi yang baik, sehingga akan tetap ada yang namanya biaya pokok produksinya rendah daripada harga jualnya,” beber General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) Ikhsan Asaad ketika ditemui pada gedung PLN Disjaya, Jakarta Pusat, Minggu (31/12/2017).

kemudian Ikhsan juga memperkirakan, bila efisiensi nantinya akan terus dimaksimalkan kembali lagi, dan kemungkinan besar pihak mereka akan mendapatkan margin yang jauh lebih besar tentunya pada tahun 2018. Meskipun tarif dasar listrik tidak ada mengalami kenaikan, dari pihak perusahaan akan tetap dapat untung tanpa harus mengorbankan kinerja serta layanan terhadap pihak masyarakat yang ada.

Terkait dengan adanya inovasi, adapun salah satu yang telah dilakukan PLN Disjaya yaitu dengan memberikan penjualan layanan berupa masa konstruksi. Layanan dari masa konstruksi tersebut akan diperuntukkan bagi mereka yang sedang membangun proyek-proyek infrastruktur. Dan kemudian PLN juga telah menyediakan kemudahan sehingga kontraktor tidak lagi memerlukan yang namanya genset, akan tetapi dapat memakai power bank dari PLN.

“Kemudahan dari para kontraktor, enggak perlu menjadi pelanggan dari PLN, sehingga enggak perlu bayar biaya penyambungan. Hanya cukup dengan melakukan telepon PLN, dan nantinya PLN datang ke sana bawa power bank-nya, pakai, bayar sesuai yang dipakai,” ungkap Ikhsan.

Dengan adanya penjualan bagi layanan masa konstruksi pada tahun 2018 tentunya akan diprediksi semakin banyak, terlebih lagi dengan semakin maraknya pembangunan infrastruktur oleh pihak pemerintah dalam rangka menyiapkan event besar, seperti misalnya Asian Games 2018.

Kemudian selain itu, juga ada yang namanya kebutuhan listrik untuk transportasi massal seperti misalnya MRT (mass rapid transit) serta LRT (light rail transit) yang akan segera dioperasikan di Jakarta dan juga sekitarnya.

Related posts