Penuhi Panggilan Penyidik Bareskrim, Syahrini Pamer Kacamata Nyentrik Bernilai Rp 11 Juta

Penuhi Panggilan Penyidik Bareskrim, Syahrini Pamer Kacamata Nyentrik Bernilai Rp 11 Juta

Berita Aktual, Berita Entertaiment – Syahrini saat ini telah memenuhi panggilan dari pihak penyidik Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat untuk kembali dalam memberikan pernyataan berupa keterangan mengenai kasus PT First Travel. Adapun pelantun dari “Sesuatu” itu dikabarkan telah menerima uang sebesar Rp 1 miliar dari travel umrah milik dari Anniesa Hasibuan tersebut.

Namun diluar itu, tentuntya publik sudah tau bila bukanlah Syahrini apabila dirinya tidak tampil ‘cetar’ di berbagai kesempatan yang ada. Sewaktu menyambangi Bareskrim, pada Senin (09/10/2017) kemarin, semua mata publik pastinya akan langsung tertuju pada penampilan dari mantan rekan duet Anang Hermansyah tersebut.

Penyanyi yang kini berusia 35 tahun tersebut, mengenakan atasan berupa turtle neck hitam dengan aksen renda putih pada bagian pergelangan tangan dan memadukannya dengan flare pants putih.

Namun, dari semua penampilan yang paling menyedot perhatian yaitu kacamata hitam yang berukuran besar yang mana dipakai oleh Syahrini. Ternyata kacamata tersebut adalah keluaran merek Dolce & Gabanna yang mana seperti yang diketahui ada bertabur kristal di sekitar bingkai lensanya tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh oleh akun Instagram @fashionsyahrini, adapun kacamata hitam tersebut dibanderol dengan taksiran harga senilai Rp 11,4 juta. Tentunya harga yang cukup fantastis untuk ukuran dari sebuah kacamata hitam yang ada.

Setelah hampir dari empat jam menjalani pemeriksaan, Syahrini pun mengaku ada sekitar 29 pertanyaan yang diajukan oleh pihak penyidik dan semuanya sudah terjawab olehnya. Ketika dirinya datang terlihat saat itu Syahrini tengah didampingi langsung kuasa hukumnya yakni Hotman Paris, Syahrini juga telah menjelaskan soal uang RP 1 miliar yang diterimanya tersebut.

Untuk urusan mengenai umrah, Syahrini juga mengaku telah membayar sendiri biaya dirinya dan keluarga sebesar hampir Rp 200 juta kepada pihak First Travel.

“Dia (Syahrini) itu kan membayar tur secara reguler, namun diberikan fasilitas VVIP. Nah (angka) satu miliar itu kan hanya merupakan estimasi perhitungan keuntungan Syahrini dari upgrade fasilitas regular ke VVIP. Sehingga tidak benar bila First Travel itu memberikan uang ataupun mentransfer ke Syahrini” tandas Hotman Paris.

Related posts