Polisi Beberkan Utang Bos First Travel Capai Hingga Rp 104 Miliar

Polisi Beberkan Utang Bos First Travel Capai Hingga Rp 104 Miliar

Berita Aktual, Berita Nasional – Sejak pengusutan kasus dugaan penipuan dan penangkapan tersangka bos besar PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel), yakni Andika Surachman dan juga Anniesa Desvitasari Hasibuan, kini pihak kepolisian mulai membeberkan kebenarnya yang ada. Berdasarkan penuturan dari polisi, biro perjalanan tersebut memiliki utang dalam jumlah yang cukup fantastis, yakni mencapai hingga Rp 104 miliar.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Pol Herry Rudolf Nahak juga telah merinci bila bos First Travel mempunyai utang ke beberapa orang sebesar Rp 80 miliar. Dan hal tersebut terlihat dari beberapa aset Andika yang sengaja dijaminkan ke orang lain.

“Ada sekitar utang Rp 80 miliar kepada orang lain. Tentunya itu dijaminkan ke orang karena mempunyai utang,” ungkap Herry sewaktu di Mapolda Metro Jaya, pada Jumat (18/08/2017).

Dan untuk sisanya ada Rp 24 miliar yang merupakan utang First Travel ke beberapa hotel di Arab Saudi.

“Ada juga hotel di Mekah dan Madinah, itu melapor. Kemudian ada beberapa hotel yang memang menyampaikan bahwa ada utang penginapan di sana yang masih belum lunas dibayarkan, setidaknya kurang lebih Rp 24 miliar, sejak 2015 sampai 2017,” ungkap Herry.

Namun, polisi masih belum mengetahui secara pasti apakah utang tersebut ada kaitannya dengan kasus yang menjerat keduanya saat ini atau tidak.

Polisi juga masih tengah menggandeng pihak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk bisa mengetahui ke mana saja aliran dana tersebut mengalir.

Apalagi selain itu, polisi juga menemukan beberapa barang bukti baru yang ada di rumah kedua tersangka itu. Ketika menggeledah pihak polisi menemukan ada banyak buku tabungan di rumah Andika di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

“Lumayan banyak juga buku tabungan. Prosesnya ya tentu harus kita mintakan aliran dananya ke mana saja. Harus ke PPATK. Jadi itu yang sedang kami selidiki dan proses,” ungkap Herry.

Sejauh ini, polisi juga telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait dengan kasus First Travel, yakni diantaranya Andika Surachman, Anniesa Desvitasari Hasibuan, serta adiknya Kiki Hasibuan. Mereka semuanya juga ikut ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan ibadah umrah.

Ketiga tersangka kini masih dijerat dengan Pasal 55 juncto Pasal 378 dan Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Related posts