Ratusan Layang-Layang Menghiasi Langit Kota Surabaya, Penasaran Festival Apa?

Ratusan Layang-Layang Menghiasi Langit Kota Surabaya, Penasaran Festival Apa?

Berita Aktual, Berita travel – Tentunya bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu libur di akhir pekan bersama pihak keluarga, Kota Surabaya dapat dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata selanjutnya. Pasalnya, di kota Pahlawan tersebut biasanya selalu menyajikan beragam atraksi wisata menarik pada bulan Agustus. Setelah pada minggu kemarin sukses dalam menyelenggarakan Surabaya Half Marathon 2017. Kini pada akhir pekan ini Surabaya menjadi tuan rumah dalam gelaran Festival Layang-Layang yang bertaraf Internasional (Surabaya International Kite Festival 2017).

Widodo Suryantoro yang merupakan salah satu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, mengungkapkan bila Pemerintah Kota Surabaya memang sudah beberapa kali menggelar festival layang-layang. Dan pada tahun 2017 ini, para ratusan peserta dari dalam dan luar negeri akan ikut dalam menyemarakkan Festival Layang-Layang Internasional yang akan digelar di Side Area Long Beach Timur Pakuwon City.

“Nanti rencananya Ibu Wali Kota akan hadir membuka festival layang-layang ini,” tutur Widodo, pada Selasa (15/08/2017).

Selain itu Widodo juga menjelaskan, bahwa festival layang-layang ini berskala Internasional karena akan diikuti oleh peserta dari luar negeri. Peserta yang merupakan klub layang-layang yang berasal dari berbagai negara, diantaranya seperti peserta dari Malaysia yang berasal dari Kuala Lumpur, Johor, dan Malaka. Kemudian ada juga yang dari Xiamen (Tiongkok), Hong Kong, Singapura, serta Thailand.

“Kemudian ada juga peserta yang berasal dari Eropa. Salah satunya yaitu dari Swedia,” ucap Widodo.

Selain berasal dari luar negeri, peserta yang nantinya datang juga berasal dari berbagai provinsi yang tersebar di Indonesia, seperti misalnya dari Jakarta ada lima klub, dari Yogyakarta ada tiga klub, lalu dari Jawa Barat yakni dari Bandung dan Depok ada tiga klub. Lalu menuju ke Jawa Tengah ada 11 klub yang berasal dari Solo, Cilacap, Kebumen. Selain itu, dari Jawa Timur ada 13 klub yang berasal dari Ponorogo, Tuban, Mojokerto, Sidoarjo, serta Surabaya.

“Ada juga dari Bali dan Makassar. Sehingga bila ditotalkan jumlah participant ada 120 orang,” ungkap Widodo.

Kemudian mantan Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya juga menuturkan, agenda ini penting sebagai bagian upaya untuk melestarikan budaya bangsa, serta meningkatkan apresiasi masyarakat kepada layang-layang.

“Selain itu, tentunya juga memberikan hiburan kepada masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karenanya, silahkan warga untuk hadir dalam meramaikan kegiatan ini,” ungkap Widodo.

Bahkan, untuk para penonton tidak hanya disuguhi aneka layang-layang hias dengan ragam kreasi. Namun masyarakat juga berkesempatan untuk belajar membuat layang-layang hias.

“Nantinya juga akan ada yang namanya pemberian keterampilan dan pelatihan membuat layang-layang,” ungkap Widodo

 

Related posts