Sby Yang Kini Ketakutan Tentang Kasus Antasari

sby-yang-kini-ketakutan-tentang-kasus-antasari

Berita Aktual, Berita Nasional – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menuding grasi yang didapatkan Presiden Jokowi pada bekas Ketua KPK Antasari Azhar berbau politis. Berkaitan tudingan itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menilainya pemberian grasi adalah hal lumrah dikerjakan oleh seseorang kepala negara.

” Kita kembalikan saja seimbang ya kalau grasi diberikan dengan umum. Beberapa hal lain dasarnya kita kembalikan lah ke proporsinya. Janganlah semuanya diarahkan ke Istana, ” tutur Pratikno di Istana Kepresidenan.

Memanglah bukan kesempatan ini saja Jokowi dihubungkan dengan gosip yang berkembang. Sebut saja pernyataan dalam persidangan Ahok serta demo mahasiswa yang mendatangi tempat tinggal SBY di Mega Kuningan sekian waktu lalu.

” Tidak butuh dihubung-hubungkan dengan Pak Presiden, ” tambah Pratikno.

Yang paling baru, masalah grasi Antasari. Antasari menyebutkan SBY tahu persis rekayasa masalah pembunuhan yang bikin dianya dipenjara. SBY bereaksi atas pernyataan Antasari. SBY menyebutkan grasi yang didapatkan pada Antasari politis, yang punya maksud mendiskreditkan dianya.

Istana harus juga mengklarifikasi 2 x masalah pernyataan ini. Mengingat, SBY dengan cara gamblang mengaitkan hal semacam ini dengan Jokowi lewat konferensi pers yang di gelar di tempat tinggal pribadinya di lokasi Kuningan, Jakarta Selatan.

” Jadi bila grasi ini kan bukanlah grasi pertama kalinya. Beberapa ratus grasi diberikan Presiden. Jadi janganlah dihubung-hubungkan selalu dengan Istana, ” pungkas Pratikno.

Saling Lapor Antara SBY dan Antasari

Bekas Menteri Hukum serta HAM Yusril Izha Mahendra menyikapi tindakan sama-sama lapor pada bekas Ketua KPK Antasari Azhar serta Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Bareskrim Polri.

Menurut Yusril masalah yang berlangsung sekarang ini memanglah tak dapat dibendung, karena arus kebebasan info serta komunikasi yang memanglah mensupport.

” Biarlah itu jadi dinamika politik dari bangsa kita dari tindakan serta reaksi lantaran mengemukakan pendapat itu telah gampang, ” terang Yusril Izha Mahendra, waktu tengah lakukan pencoblosan di TPS 51, Fatmawati, Jakarta Selatan,

Dia juga merekomendasikan supaya semuanya pihak bisa menahan diri dari masalah yang berlangsung sekarang ini supaya kebebasan yang sudah di nikmati tak jadi mengkonsumsi kebutuhan beberapa penguasa. ” Ini kan jamannya Kebebasan orang bicara tetapi cuma saja janganlah subjektif pada kebutuhan penguasa yang sifatnya powerfull, ” jelas Yusril.

Memanasnya konflik pada bekas Ketua KPK Antasari Azhar serta SBY berkaitan peran SBY dalam masalah pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen yang dituduhkan Antasari.

Antasari Azhar menyebutkan SBY sebagai aktor dibalik monitor dalam rekayasa masalah pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran itu.

Menurutnya, SBY yang memerintahkan pada pihak spesifik supaya mengkriminalisasinya. Langkahnya dengan bikin bukti-bukti palsu, seperti bukti pembicaraan lewat pesan singkat atau SMS yang sampai saat ini masihlah ia permasalahkan.

SBY telah menyikapi tudingan Antasari. Dia menyampaikan, tuduhan Antasari pada dianya tak benar, tanpa ada basic serta liar. Karenanya, SBY memohon aparat penegak hukum untuk buka kembali masalah pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Kuasa hukum SBY juga telah melaporkan Antasari ke Bareskrim Polri.

SBY Tuding Pemerintah Zalim

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyanggah tudingan Suliso Bambang Yudhoyono atau SBY yang menyebutkan pemerintah menzalimi bekas presiden itu. Tudingan itu nampak sesudah Antasari Azhar kembali buka kasusnya ke umum serta menyeret nama SBY.

JK menyampaikan, pemerintah tak dapat asal-asalan dalam lakukan suatu hal. Pemerintah mesti taat dengan ketentuan serta ketetapan hukum yang berlaku sebelumnya memutuskan. Hal itu juga dipercaya sudah dikerjakan di masa SBY dahulu.

” Saya sangka tak. Jadi pemerintah saat ini turut ketentuan saja, ” tutur JK di TPS 03 Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Walaupun itu, diakuinya tetaplah mempunyai jalinan yang baik dengan SBY. JK mengharapkan Masalah Antasari ini tak mengganggu hubungan‎ sebaiknya dengan SBY.

” Belum (berjumpa dengan SBY). Saya kan bagaimanapun sahabat (SBY), ” kata dia.

Berkaitan langkah SBY yang melaporkan Antasari Azhar ke Bareskrim Polri, JK menyebutkan hal itu diserahkan pada sistem hukum. Sekurang-kurangnya hal semacam ini menunjukkan bila ke-2 pihak yakin bakal hukum yang berlaku di Indonesia.

” Yang input ke polisi Pak Antasari, dibales juga oleh Pak SBY, ya bagus. Kita semuanya sadar hukum artinya. Kita tunggulah saja sistem hukum. Kelak kepolisian, siapa tahu masuk kejaksaan, ” tandas JK.

Terlebih dulu, Antasari Azhar menyebutkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah aktor dibalik monitor dalam rekayasa masalah pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen.

Menurutnya, SBY yang memerintahkan pihak spesifik supaya mengkriminalisasinya. Langkahnya dengan bikin bukti-bukti palsu, seperti bukti pembicaraan lewat pesan singkat atau SMS yang sampai saat ini masihlah ia permasalahkan.

SBY kembali menuding Antasari Azhar memfitnahnya. Dia menyampaikan ada maksud dibalik pemberian grasi ke Antasari Azhar.

Salam Admin By Vijay Semoaga Berita Ini Bermanfaat.

Related posts