Selain Calon Kades Lampung, Uang Hasil Perampokan Maut Korban di SPBU Untuk Mendanai Kampanye

Selain Calon Kades Lampung, Uang Hasil Perampokan Maut Korban di SPBU Untuk Mendanai Kampanye

Berita Aktual, Berita Nasional – Pelaku berinisial DTK, merupakan seorang pelaku perampokan Davidson Tantono (31) telah mendapat pembagian jatah sebesar Rp 24 juta. DTK diketahui telah menggunakan uangnya untuk melakukan kampanye sebagai calon Kepala Desa Pardasuka Selatan, di Lampung.

Menurut penuturan dari Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aris Priyono menerangkan bila komplotan perampok tersebut bukan hanya merampas uang Rp 350 juta dari tangan Davidson namun hasil Uangnya juga dibagi-bagikan sesuai dengan tingkat kesulitan dari peran para pelaku.

“DTK mendapat bagiannya sebesar Rp 24 juta,” ungkap Aris ketika dikonfirmasi oleh pihak awak media, pada Minggu (18/06/2017).

Selain itu Aris juga mengatakan, DTK sebenarnya adalah seorang pengangguran. Oleh sebab itu, DTK melakukan aksi kejinya itu dengan cara melakukan perampokan terhadap Davidson sebagai modal. Mirisnya uang yang didapatkan tersebut rencananya akan dipergunakan oleh DTK untuk persiapan memasuki masa kampanye.

“DTK sendiri sudah mencalonkan diri, dan telah mulai melakukan kampanye, sudah mencari untuk kumpulkan massa. Dia diketahui memang tidak ada kerjaan lagi,” beber Aris.

Sejauh ini DTK telah memiliki tim sukses dalam pengumpulan suara, hingga kini akhirnya dirinya terpilih, memang bila dibilang tidak sedikit uang yang dibutuhkan.Oleh karena itu, DTK juga mengatakan kepada tim suksesnya bahwa dirinya berjanji akan menyiapkan dana dengan jumlah yang besar.

“Sama orang sana yang dipercaya untuk cari massa, (DTK) bilang, ‘Sudah, untuk masalah uang itu gampang. Saya akan carikan,” ungkap Aris.

Seperti yang diketahui saat ini didalam pengusutan perampokan terhadap Davidson, pihak polisi baru saja berhasil menangkap empat orang pelaku yakni DTK, IR, TP dan juga M.
namun salah satu pelaku yakni IR yang merupakan wakil kapten terpaksa harus ditembak mati oleh petugas karena berusaha melawan ketika hendak dilakukan penagkapan di Bogor, Jawa Barat. Dan untuk eksekutor ataupun kapten yang melakukan penembakan terhadap Davidson masih dikejar oleh polisi.

Related posts