Soal E KTP Ganda, Ini Tanggapan Ahok

soal-e-ktp-ganda-ini-tanggapan-ahok

Berita Aktual, Berita Nasional – Mengedar berita berkaitan ada e-KTP ganda dengan nama, photo, serta jati diri tidak sama tetapi mempunyai photo yang sama. Group di sosial media juga ramai serta menuding ada praktek curang yang disangka dikerjakan pasangan calon nomer urut 2, Ahok – Djarot.

Menyikapi itu, calon gebernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyatakan berita itu tak benar. Pihaknya telah mengecek segera masalah e-KTP ganda itu.

Ahok menggaransi, timnya bakal turun segera serta mengawasi waktu pencoblosan. Tim bakal siaga di TPS-TPS yang ada serta bakal melaporkan bila ada beberapa hal yang mencurigakan, termasuk juga ada pemilih ganda.

” Maka dari itu, kelak bila di TPS ada saksi-saksi saksikan yang mencurigakan, selekasnya laporkan, lantaran kita ada tim satgasnya, ” kata Ahok waktu blusukan di lokasi Kalideres, Jakarta Barat.

Tidak tanggung-tanggung, seperti umum, Ahok bakal memperkarakan siapapun yang bermain-main dengan penggandaan nada. ” Mencurigakan kita cek, ketauan kita pidanain, ” ancam Ahok.

Hal seirama di sampaikan calon wakil gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. Dia menyatakan info ini tak benar. Pemerintah mesti mengusut itu supaya tak menyebabkan kegaduhan mendekati penentuan 15 Februari 2017.

” Pemerintah mesti tegas, kita mesti tegas agar tidak menyebabkan opini yang sesat, agar antarwarga tidak sama-sama berprasangka buruk mencurigai, ” tutur Djarot di lokasi Kartini, Sawah Besar, Jakarta.

Djarot menerangkan, pengurusan KTP di Jakarta telah ketat serta mustahil dapat peroleh KTP ganda. Bila kelak dijumpai ada KTP ganda, Djarot yakin pihak KPU telah mempersiapkan system yang bakal mencari dengan cepat ada pemilih fiktif itu.

“Gini, E KTP itu miliki NIK serta itu telah tercatat di Kemendagri, di Disdukcapil. Mustahil, sulit saat ini, dengan e-KTP registrasi, NIK itu telah sulit dipalsukan, terlebih di Jakarta, susahlah. Jadi saya minta itu tegas, kepolisian tegas. Lalu Kemendagri harus juga tegas, lantaran yang keluarkan itukan Kemendagri, ” jelas Djarot.

Menurut Djarot, bukanlah e-KTP ganda, yang di kuatirkan dianya adalah banyak pemilih yang tidak miliki hak nada karena tidak mempunyai KTP. Tetapi jumlahnya tidak sangat penting.

“Waktu saya belum non aktif, its oke, Diskudkcapilnya oke lo, dapat dicek satu per satu, bila ada yang belum tercetak, memanglah iya, lantaran saat itu blangko ada yang belum datang, namun itu hanya sedikit, ” terang Djarot.

Terlebih dulu, mengedar pesan berantai serta tulisan di sosial media masalah ada e-KTP ganda di Jakarta. Satu photo yang sama mempunyai dua sampai tingga jati diri diri.

Dalam pesan berantai itu, ada banyak e-KTP yang berantakan. Tiga diantara e-KTP itu mempunyai alamat serta nomer induk kependudukan yang tidak sama namun mempunyai photo yang sama.

Di e-KTP dengan photo yang sama itu tercatat Sukarno, Mada serta Saidi. Tiga e-KTP itu tercatat sebagai Daftar Pemilih Tetaplah untuk Pilkada DKI yang bakal di gelar 15 Februari 2017.

Kemendagri sendiri sudah menyatakan kalau e-KTP ganda itu palsu. Hal semacam itu sesudah pihaknya mengecek semuanya NIK serta data yang tercantum di e-KTP lewat Ditjen Dukcapil.

Salam Admin By Vijay Semoaga Berita Ini Bermanfaat.

Related posts