Stop Kebiasaan Meniup Makanan Panas Pada Anak, Ini Dampaknya

Stop Kebiasaan Meniup Makanan Panas Pada Anak, Ini Dampaknya

Berita Aktual, Berita Kesehatan – Tentunya mengenai masalah kesehatan yang sering muncul pada anak-anak akan selalu menjadi salah satu prioritas dari orangtua. Namun, terkadang yang namanya aktivitas kecil yang dilakukan oleh orangtua sendiri tentunya tanpa disadari dapat mempengaruhi bagi kesehatan si kecil.

Kebiasaan yang dilakukan oleh para orangtua dalam meniup makanan panas tentunya dalam usaha untuk mendinginkan makanan anak yang masih panas, ternyata dapat berakibat tidak baik bagi kesehatan si kecil, terutama itu pada namanya kesehatan gigi dan juga mulut anak.

Meskipun terlihat sangat aneh, aktivitas tersebut ternyata malah dapat menimbulkan terjangkitnya penyakit yang berbahaya seperti misalnya bagi si kecil yang baru masa pertumbuhan gigi pertamanya.

Seperti yang dilangsit dari halaman Reader’s Digest, pada Senin (13/11/2017), ketika bayi lahir, tentunya pada tubuh mereka masih belum sepenuhnya mempunyai sistem kekebalan pada Streptococcus – bakteri yang akan menyebabkan rongga pada gigi. Tanpa disadari kebanyakan orangtua dapat meninggalkan zat acid ketika meniup makanan bagi buah hatinya.

Menurut pihak Art Nowak, mantan Presiden American Board of Pediatric Dentistry, dengan terkontaminasinya mulut si kecil pada bakteri tersebut dapat menimbulkan masalah kesehatan yang berbahaya bahkan sebelum si kecil memiliki gigi.

Sewaktu gigi mulai tumbuh, bakteri akan membentuk plak pada gigi. Hal ini lantaran susu ibu atau susu formula yang dikonsumsi si kecil bertemu dengan plak yang ada di gigi sewaktu masuk ke dalam mulut. Tentunya dengan adanya aktivitas tersebutlah yang menciptakan asam dan juga memulai ancaman pada kesehatan si kecil.

Gigi si kecil dikatakan akan sangat rentan pada bakteria yang berada di periode gigi yang mulai tumbuh. Pada sebuah penelitian yang ada di Australia menyatakan bahwa bayi dan anak kecil akan mendapatkan bakteri Streptococcus dari ibu mereka.

Alhasil bakteri tersebut nantinya akan menyebar sewaktu si ibu meniupkan napas pada makanan bagi buah hatinya, makan dari sendok si kecil, atau ketika ibu mencium bayi di mulutnya.

Cara terbaik untuk meminimalisirkan masuknya bakteri kedalam mulut si anak adalah dengan selalu mengelap mulut bayi dengan menggunakan kain basah yang bersih. Lakukan dengan menggunakan pengelapan sesering mungkin pada area lidah, gigi, dan pipi si kecil.

Related posts